JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan anggaran sekitar Rp2,4 miliar dari APBD untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Petinggi (Pilpet) serentak di 24 desa yang tersebar di 15 kecamatan pada 2026.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Muh Ali, mengungkapkan anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan logistik hingga honor panitia Pilpet.
“Untuk anggaran pelaksanaannya bersumber dari APBD sekitar Rp2,4 miliar, dan APBDes besarannya menyesuaikan dengan jumlah pemilih. Anggaran ini khusus untuk operasional pelaksanaan Pilpet. Mulai dari kebutuhan logistik hingga honor panitia Pilpet,” katanya, Jumat, 17 Juli 2026.
Ali menjelaskan bahwa kebutuhan anggaran Pilpet mulai disusun oleh Panitia Pilpet pada 13-14 Juli 2026. Pada waktu yang sama, panitia juga menyusun program kerja serta membentuk panitia teknis pelaksana.
Setelah itu, rancangan anggaran akan dibahas dan ditetapkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada 17 Juli 2026. Selanjutnya, dokumen tersebut diserahkan kepada camat pada 20 Juli untuk dilakukan verifikasi dan diberikan pertimbangan.
“Hasil verifikasi dari camat kemudian disampaikan kepada Bupati pada 21 Juli. Setelah melalui proses tersebut, persetujuan rencana kebutuhan anggaran akan diberikan oleh Bapak Bupati melalui camat pada 26 Agustus,” terangnya.
Adapun 24 desa yang akan melaksanakan Pemilihan Petinggi secara serentak di antaranya, Desa Sengon Bugel Kecamatan Mayong; Desa Tritis Kecamatan Nalumsari; Desa Nyamuk Kecamatan Karimunjawa; Desa Ngeling Kecamatan Pecangaan; Desa Kriyan Kecamatan Kalinyamatan; Desa Teluk Wetan, Ketileng Singolelo, dan Brantak Sekarjati Kecamatan Welahan.
Kemudian Desa Wonorejo dan Kedungcino Kecamatan Jepara; Desa Semat, Ngabul, dan Kecapi Kecamatan Tahunan; Desa Surodadi Kecamatan Kedung; Desa Banjaran Kecamatan Bangsri; Desa Srobyong Kecamatan Mlonggo; Desa Kawak, Suwawal Timur, dan Bulungan Kecamatan Pakis Aji; Desa Kelet, Jlegong dan Klepu Kecamatan Keling; Desa Jugo Kecamatan Donorojo; Desa Kalimantan Kecamatan Kembang.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid































