REMBANG, Lingkarjateng.id – Wakil Bupati Rembang Hanies Cholil Barro’ menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Desa Selopuro dan Desa Sumbergirang, Kecamatan Lasem, pada Kamis, 4 September 2025.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, peralatan mencuci dan mandi, bumbu dapur, serta uang santunan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang. Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Hanies mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau yang kerap disertai angin kencang.
“Jangan lupa mematikan kompor setelah digunakan, dan hindari bermain api sembarangan. Musim seperti ini rawan sekali terjadi kebakaran,” tegasnya, 4 September 2025.
Diketahui, dua peristiwa kebakaran menimpa warga Lasem pada hari yang sama, Selasa, 2 September 2025, di waktu dan lokasi yang berbeda.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di dapur rumah milik Ibu Sulikah (60), warga Dukuh Mahbang, Desa Sumbergirang RT 03 RW 08. Berdasarkan keterangan, api berasal dari tungku yang lupa dimatikan setelah digunakan. Tiupan angin membuat api membesar dan membakar dapur rumah yang terbuat dari kayu dan papan jati.
Api berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran Satlak BPBD Kabupaten Rembang pada pukul 11.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Sementara itu, pada malam harinya sekitar pukul 19.50 WIB, kebakaran juga terjadi di toko milik Ibu Eni Pujianti (48) yang berlokasi di Dukuh Tulis, Desa Selopuro RT 03 RW 01. Kebakaran disebabkan oleh kelalaian korban yang lupa mematikan kompor saat hendak menghadiri pengajian di musholla belakang rumah. Saat kembali, korban mendapati asap mengepul dan api telah membakar bagian dalam rumah.
Api berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam sekitar pukul 20.50 WIB. Kerugian ditaksir sekitar Rp7 juta, meliputi bangunan toko, sembako, dan peralatan dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Sekar S
































