GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Kebakaran melanda lahan di kawasan hutan Petak 191A RPH Bedoyo, BKPH Kragilan, sekitar Dusun Ngeragem, Desa Simo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan pada Minggu, 6 September 2026.
Luas lahan terdampak mencapai sekitar 0,5 hektare berada di bawah tegakan pohon jati kawasan hutan RPH Bedoyo.
Tim gabungan diterjunkan untuk memadamkan api di lahan hutan, terdiri dari personel, Polsek Kradenan bersama BPBD Kabupaten Grobogan, Koramil 17 Kradenan, Perhutani dan warga. Pemadaman berlangsung sekitar 15 menit.
Kapolsek Kradenan, AKP Edy Sutarjo, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait setelah mendapatkan informasi kebakaran.
“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan menuju lokasi. Pemadaman dilakukan bersama-sama agar api segera dapat dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan hutan lainnya,” ujar AKP Edy Sutarjo, Senin, 7 September 2026.
Menurutnya, kebakaran lahan diduga dipicu aktivitas warga yang membakar semak atau daun kering untuk membersihkan lahan. Namun, api diduga tidak terkendali hingga kemudian menjalar ke kawasan hutan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun semak secara sembarangan. Kondisi bahan-bahan kering di sekitar kawasan hutan sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat menjalar apabila tidak diawasi,” jelasnya.
Pasca-kebakaran, Polsek Kradenan bersama Perhutani dan unsur terkait terus melakukan koordinasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.
Masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan juga diminta tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama di tengah kondisi banyaknya material kering yang mudah terbakar.
Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran. Respons cepat diharapkan dapat mencegah api meluas dan mengancam kawasan hutan.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa
































