DEMAK, Lingkarjateng.id – Bupati Demak Eisti’anah mengajak seluruh pihak untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Demak Eisti’anah saat membuka Festival dan Apresiasi Karya Perempuan serta Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 di Sport Center Demak, Kamis, 25 Juni 2026.
Eisti’anah menegaskan pembangunan keluarga merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya dibebankan kepada perempuan. Program keluarga berencana, pola asuh anak, hingga upaya mewujudkan keluarga berkualitas membutuhkan sinergi dan komitmen yang kuat antara ayah dan ibu.
“Melalui momentum Hari Keluarga Nasional ini, mari kita memperkuat peran keluarga sebagai tempat pertama dalam membentuk karakter, akhlak, dan kualitas generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Eisti’anah juga menyoroti pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak. Menurutnya, seorang ayah tidak hanya bertugas sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir dalam proses pendidikan, pembinaan karakter, dan menjadi teladan bagi anak-anaknya.
“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial, kami juga mengajak seluruh keluarga untuk membangun komunikasi yang terbuka, menciptakan lingkungan rumah yang nyaman, serta menanamkan nilai kepedulian dan saling menghargai antaranggota keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, keluarga yang kuat akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus menjadi pondasi penting dalam mewujudkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“Keluarga yang kuat akan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Mari jadikan Hari Keluarga Nasional sebagai momentum mempererat kebersamaan demi mewujudkan generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak, Agus Herawan, menambahkan bahwa Festival dan Apresiasi Karya Perempuan menjadi wadah untuk memperkuat peran keluarga sekaligus memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, Hari Keluarga Nasional dan Festival Karya Perempuan memiliki keterkaitan yang erat. Keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa, sementara perempuan memegang peran strategis sebagai penggerak dalam keluarga maupun masyarakat.
“Melalui Festival Karya Perempuan ini kita dapat melihat bagaimana kreativitas, ketangguhan, dan inovasi perempuan mampu menghasilkan karya-karya yang bernilai serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Agus.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam mendukung ketahanan keluarga sekaligus mendorong terciptanya keluarga yang tangguh, sejahtera, dan berdaya saing di Kabupaten Demak.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa





























