KENDAL, Lingkarjateng.id – Sistem contraflow di area pengecoran jalan nasional di jalur Pantura ruas Cangkring–Brangsong Kendal diperpanjang.
Titik contraflow yang semula diberlakukan dari depan SMK Negeri 4 Brangsong hingga depan SPBU Cangkring Brangsong, kini diperpanjang sampai kawasan Pantura Ketapang Timur.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur tersebut, khususnya pada jam sibuk.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Veri Okta Dwi Saputra, menjelaskan, pekerjaan pengecoran jalan di jalur Pantura Brangsong arah Jakarta terus berlangsung dan saat ini hampir mencapai perbatasan Jembatan Sungai Blorong.
“Pengecoran untuk arah barat di lajur kiri hampir seluruhnya sudah tersambung,” paparnya, Senin, 27 April 2026.
Ia menyebut, titik awal pengecoran berada di depan Koramil Brangsong. Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan di lajur kanan arah Jakarta dan diteruskan untuk jalur arah Semarang.
Menurut Veri, proyek pengecoran tersebut berdampak pada munculnya titik-titik kemacetan baru, terutama saat jam pulang kerja. Oleh karena itu, pihaknya menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara tentatif guna meminimalisir kepadatan kendaraan.
“Rekayasa contraflow ini akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar arus lalu lintas tetap lancar,” tambahnya.
Pihaknya menyampaikan, perpanjangan titik contraflow ini dilakukan menyesuaikan capaian titik pengecoran, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah bisa terkendali.
“Betul titik contraflow kami perpanjang sejak kemarin. Ini sampai depan penyeberangan dekat bank mandiri di Ketapang Timur,” sambungnya.
Veri juga mengimbau kepada sopir-sopir truk untuk menggunakan jalan tol agar terhindar dari kemacetan.
“Spanduk imbauan itu juga sudah terpampang di perbatasan Pantura Kota Semarang dan Kendal, tepatnya di dekat exit tol Mangkang Semarang,” imbaunya.
Sementara bagi pengendara sepeda motor maupun mobil kecil yang ingin menuju Kendal, diharapkan bisa menggunakan jalur alternatif di Kaliwungu – Srogo.
“Kendaraan besar kami imbau lewat tol karena ada pengecoran jalan di Pantura Brangsong,” tuturnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar


































