Demak (lingkarjateng.id) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Demak membuka layanan administrasi kependudukan langsung di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung melalui program Demang Ngantor Deso, Rabu (10/6).
Tingginya antusiasme warga dengan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan menjadi lebih mudah dan dekat. Nampak, puluhan warga memadati lokasi pelayanan sejak pagi.
Mereka mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan, mulai dari Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga dokumen kependudukan lainnya.
Salah seorang warga Desa Mangunrejo, Sodikin, mengaku sengaja datang untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) dan akta kelahiran anaknya. Menurutnya, pelayanan yang dihadirkan langsung ke desa sangat membantu masyarakat.
“Ini mau buat KK dan akta kelahiran untuk anak saya. Mumpung ada di sini, jadi tidak perlu jauh-jauh ke kota, lebih dekat enak di sini, dekat,” ujarnya.
Sodikin mengetahui adanya pelayanan tersebut setelah mendapat informasi dari pihak desa. Ia menilai program Demang Ngantor Deso memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik.
“Saya tahunya dari pemberitahuan balai desa. Alhamdulillah program seperti ini sangat bagus karena pelayanan jadi lebih dekat dengan warga desa,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindukcapil Kabupaten Demak, Kurniawan mengapresiasi tingginya partisipasi minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan yang dihadirkan melalui program Demang Ngantor Deso tersebut.
Adapun pelayanan yang diberikan diantaranya perekaman KTP elektronik, cetak KTP elektronik, KK, Kartu Identitas Anak (KIA), Pindah datang dan keluar, identitas kependudukan digital, akta kelahiran atau kematian hingga online data.
Kurniawan mengatakan, Dindukcapil terus berupaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program jemput bola yang akan diperkuat dengan penambahan armada layanan keliling.
“Insyaallah tahun ini akan ada penambahan satu mobil pelayanan keliling yang saat ini masih dalam proses pengadaan. Harapannya pelayanan administrasi kependudukan bisa semakin menjangkau masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Dindukcapil juga tengah menyiapkan program pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa. Beberapa desa telah dipersiapkan sebagai pilot project sebelum program tersebut diterapkan secara lebih luas.
“Kami sudah memiliki beberapa desa percontohan. Desa-desa yang lokasinya jauh dari pusat kota, termasuk wilayah yang terdampak rob, itu akan menjadi istilahnya pilot project pelayanan administrasi kependudukan di desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelayanan di desa nantinya dapat dilakukan setiap hari untuk sejumlah layanan dasar, seperti penerbitan Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan akta kematian. Namun karena keterbatasan peralatan, untuk perekaman KTP elektronik masih harus dilakukan di lokasi tertentu.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan WhatsApp Center Dindukcapil di nomor 085801233663 apabila mengalami kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan.
“Jika ada kesulitan atau kendala terkait administrasi kependudukan, masyarakat bisa menghubungi WhatsApp Center Dindukcapil untuk mendapatkan informasi dan pendampingan,” pungkasnya.***
Jurnalis : Burhan Aslam
Editor : Fian































