KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, resmi menutup Kendal Open Fair (KOF) 2026 di Stadion Utama Kebondalem pada Senin malam, 27 Juli 2026.
KOF 2026 yang digelar selama sepekan, mulai 21 hingga 27 Juli 2026, menjadi salah satu agenda terbesar di Kabupaten Kendal.
Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Kendal yang akrab disapa Tika mengatakan jumlah pengunjung KOF tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, pengunjung tercatat sebanyak 381.058 orang, sedangkan tahun ini mencapai 462.223 orang atau naik sekitar 21,3 persen.
Dari sisi transaksi ekonomi, KOF 2026 juga menunjukkan tren positif. Nilai omzet meningkat dari sekitar Rp59,9 miliar pada 2025 menjadi Rp60,6 miliar pada tahun ini atau naik sekitar 1,2 persen.
“Meskipun kenaikannya relatif kecil, namun tetap menunjukkan adanya pergerakan positif dalam menopang perekonomian Kendal,” kata Tika.
“Hasil positif ini tentu tidak terlepas dari kerja sama jajaran Pemerintah Kabupaten Kendal, panitia penyelenggara, pelaku UMKM, sponsor, serta seluruh masyarakat Kendal yang dengan antusias menyambut dan memeriahkan acara ini,” sambungnya.
Atas capaian tersebut, Tika menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan KOF 2026.
Rangkaian penutupan KOF 2026 kemudian dilanjutkan dengan Pengajian Cahaya Hati Cahaya Indonesia bersama Ustadz Abi Amir Faishol dan Ustadz Munawir Ngacir, serta Kendal Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf yang diiringi Majelis Azzahir Pekalongan. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid



























