REMBANG, Lingkarjateng.id – Layanan kesehatan dan perlindungan sosial di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Rembang paling banyak melayani masyarakat sepanjang 2026.
Hingga 18 September 2026 tercatat kunjungan di MPP Rembang mencapai 34.561. Gerai layanan yang paling banyak dikunjungi masyarakat yakni Dinas Kesehatan dengan 7.952 kunjungan, BPJS Kesehatan sebanyak 7.333 kunjungan, dan Dinsos PPKB sebanyak 6.219 kunjungan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Rembang pun memberikan penghargaan penghargaan terhadap tiga gerai layanan publik tersebut.
Kepala DPMPTSP Rembang, Dwi Martopo, mengatakan bahwa tingginya kunjungan pada sejumlah gerai menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang mudah dijangkau dan terintegrasi.
“Selamat kepada BPJS Kesehatan, DinsosPPKB, dan Dinas Kesehatan atas penghargaan gerai dengan pengunjung terbanyak. Semoga prestasi ini terus memotivasi dalam memberikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat,” ujarnya di Gedung MPP Rembang, Selasa, 22 September 2026.
Berdasarkan rekapitulasi hingga 18 September 2026, Dinas Kesehatan menjadi gerai dengan kunjungan tertinggi, yakni 7.952 orang. Rinciannya, Januari 956, Februari 1.836, Maret 638, April 934, Mei 668, Juni 911, Juli 883, Agustus 661, dan hingga 18 September 465 kunjungan.
Posisi berikutnya ditempati BPJS Kesehatan dengan total 7.333 kunjungan. Jumlah tersebut terdiri atas Januari 997, Februari 656, Maret 795, April 944, Mei 696, Juni 972, Juli 963, Agustus 800, dan hingga 18 September 510 kunjungan.
Sementara Dinsos PPKB mencatat 6.219 kunjungan, dengan rincian Januari 788, Februari 1.194, Maret 649, April 818, Mei 632, Juni 649, Juli 656, Agustus 520, serta hingga 18 September 313 kunjungan.
Selain tiga layanan tersebut, aktivitas pelayanan di MPP Rembang juga tercatat pada sejumlah gerai lainnya. PDAM melayani 2.858 kunjungan, DPMPTSP 1.886, KP2KP 1.356, Imigrasi 1.229, Dindukcapil 5.000, BPJS Ketenagakerjaan 462, DLH 146, Pengadilan Agama 36, BPJPH 29, BPPKAD 26, Bank Jateng 12, Taspen 11, serta Kemenag 4.
Sedangkan layanan ATR/BPN mencatat 2 kunjungan. Pada periode rekapitulasi tersebut, sejumlah gerai seperti BRI, Kejari Rembang, BPOM, Polres, dan DPUTARU belum mencatat kunjungan.
Dwi Martopo menegaskan banyaknya jumlah pengunjung bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pelayanan publik. Menurutnya, kualitas proses pelayanan tetap menjadi hal utama yang harus dijaga oleh seluruh gerai.
“Keberhasilan pelayanan bukan semata dilihat dari banyaknya pengunjung, tetapi dari kemampuan petugas memberikan pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan solutif. Semoga seluruh gerai di DPMPTSP Kabupaten Rembang senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan prima,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan catatan perkembangan MPP Rembang pada periode sebelumnya, layanan kependudukan juga menjadi salah satu layanan dengan tingkat akses masyarakat yang tinggi. Pada dua tahun pertama operasional hingga akhir November 2024, MPP Rembang secara keseluruhan tercatat telah melayani 168.362 orang.
Dengan semakin beragamnya layanan yang tersedia, menurutnya, MPP Rembang terus diarahkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya berbagai instansi, tetapi juga sebagai ruang pelayanan publik yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan kualitas layanan bagi masyarakat.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa































