KENDAL, Lingkarjateng.id – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU tingkat Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, berlangsung meriah dan penuh makna pada Minggu, 3 April 2026 kemarin. Kegiatan dipusatkan di Halaman Masjid Dusun Kemloko, Desa Kalibareng, Kecamatan Patean.
Acara tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, mulai dari cek kesehatan gratis, khotmil quran, pemberian tali asih kepada Ketua PAC Fatayat NU periode sebelumnya, hingga pengajian yang disampaikan oleh Gus Muhammad Ya’kub Haidar dari Patean.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ro’Is Syuriah MWC NU Patean KH Ahmad Rajin, Camat Patean Muh Syamsyudluha Tamtomi, Forkopimcam Patean, pengurus MWC NU Patean, muslimat NU, serta jajaran pengurus dan anggota ranting Fatayat NU se-Kecamatan Patean. Turut hadir pula organisasi badan otonom (Banom) NU di wilayah setempat.
Camat Patean, Muh Syamsyudluha Tamtomi, mengatakan sesuai tema Harlah ke-76 Fatayat NU yakni berdaya, berdampak, dan mendunia, ia berharap Fatayat NU dapat memberikan kontribusi yang berdampak nyata dan diakui secara global.
“Harapannya momentum Harlah ke-76 ini menjadi semangat bersama dalam menjalankan organisasi. Fatayat memiliki kemampuan dan kekuatan dalam melangkah memperjuangkan organisasi dan masyarakat. Sehingga setiap karya yang dilakukan harus membawa dampak positif bagi masyarakat dan berwawasan dan memberikan kontribusi yang diakui secara global,” katanya.
Ketua PAC Fatayat NU Patean, Dina Syafa’atul Alifiati, menegaskan bahwa peringatan Harlah tidak sekadar menjadi agenda seremonial semata. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran Fatayat di tengah masyarakat.
“Harlah ini menjadi pengingat bahwa Fatayat harus terus hadir di tengah masyarakat,tidak hanya dalam kegiatan keagamaan semata, lebih dari itu Fatayat juga harus hadir dalam setiap sendi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Muhammad Ya’kub Haidar dalam tausiyahnya mengangkat kajian kitab Taisirul Kholaq yang menekankan pentingnya sikap tawadhu dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan membangun karakter umat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Ahmad Rajin yang menambah khidmat suasana peringatan Harlah Fatayat NU ke-76 di Kecamatan Patean. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid




























