KENDAL, Lingkarjateng.id – Aktivis lingkungan dari komunitas “Sungai Watch” sambangi Kendal, Senin 4 Mei 2026. Komunitas asal Bali yang berdiri sejak 2020 ini tertarik singgah lantaran melihat kondisi sungai di Kendal.
“Beberapa sungai yang kita kelilingi di Kendal termasuk sungai yang darurat sampah. Untuk itu Kendal menjadi lokasi prioritas baru buat kita,” kata Founder Sungai Watch, Gary.
Melalui aksi lari “Run for Rivers Bali–Jakarta” sepanjang 1260 KM, Gary menarget dapat meraup 1 juta USD guna mendanai aksi bersih-bersih sampah di Indonesia.
“Semoga target 1 juta dolar bisa kita dapat agar kita bisa buka 3 cabang, yaitu di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mungkin di Jateng kita buka di Kendal. Kita akan memasang 20 sampai 25 jaring penghalang sampah yang mengapung, melakukan pembersihan, dan mengelola limbah,” terangnya.
“Setelah aksi lari “Run for Rivers” dari Bali ke Jakarta. Kita akan mulai full maping terjun ke sungai, ke masyarakat dan kolaborasi dengan Pemda,” tegasnya.
Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi mengapresiasi aksi Sungai Watch tersebut.
“Ini sangat menginspiratif, mereka sudah sudah berpengalaman melakukan aksi di 14 kota,” katanya.
Wabup Benny berharap aksi tersebut dapat terus berkelanjutan.
“Saya minta mereka menindaklanjuti, tidak hari ini saja. Saya berharap mereka punya rumah di Kabupaten Kendal,” harapnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto berharap aksi ini menjadi contoh dalam menjaga kebersihan sungai.
“Orang asing saja bisa peduli terhadap lingkungan kita, apalagi kita sebagai warga Kendal. Oleh karena itu apa yang dicontohkan Sungai Watch ini bisa memberikan inspirasi bagi kita semua,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar




























