KENDAL, Lingkarjateng.id – Dari 286 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kendal, sekitar 164 koperasi telah beroperasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Koperasi pada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Kendal, Jumaiyah, Senin 4 Mei 2026.
Jumaiyah menyampaikan, Disdagkop dan UKM Kendal terus melakukan pendampingan agar pada Mei 2026 ini 286 KDKMP di Kendal 100 persen semuanya beroperasi.
“Kalau KDKMP saat ini yang sudah operasional itu ada 164. Dan kami terus melakukan pendampingan. Mudah-mudahan Mei 2026 ini bisa 100 persen yang operasional,” ujar Jumaiyah.
Ia menyampaikan, adapun unit usaha yang difokuskan adalah penguatan ekonomi pedesaan, ketahanan pangan, dan pelayanan kebutuhan pokok warga.
“Untuk KDKMP ini difokuskan di perdagangan dan pertanian dulu. Kami belum memperbolehkan usaha simpan pinjam. Nanti kalau sudah jalan sekitar 5 tahun kedepan baru kita perbolehkan untuk unit usaha simpan pinjamnya,” ungkapnya.
Kabid Koperasi menambahkan, dari 168 KDKMP yang telah operasional di Kendal sebagian besar menjalin kemitraan dengan Pertamina, Pupuk Indonesia, Bulog dan Bank Jateng.
“Ada yang bermitra dengan Pertamina di elpiji, kemudian dengan Pupuk Indonesia untuk menjual pupuk, dengan Bulog terkait bapokting dan juga Bank Jateng terkait Laku Pandai,” tambahnya.
Disisi lain, Kepala Desa Laban, Kecamatan Kangkung Adibul Farah mengatakan, 10 KDKMP, termasuk Desa Laban direncanakan akan dilaunching serentak pada 18 Mei 2026 mendatang.
“Untuk gedung dan fasilitas sudah siap. Harapannya KDKMP ini nantinya dapat memperkuat ekonomi masyarakat di Desa Laban,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar




























