JEPARA, Lingkarjateng.id – Bupati Jepara, Witiarso Utomo mendorong santri menguasai teknologi, literasi digital, dan kewirausahaan untuk menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045. Pesan itu disampaikan saat peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Setda Jepara, Kamis, 22 Oktober 2026.
“Santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga terus mengembangkan pengetahuan umum, keterampilan, literasi digital, dan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.
Menurutnya, bekal tersebut dapat mendorong santri menciptakan lapangan kerja sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan nilai agama dan akhlak.
Peringatan Hari Santri juga diisi berbagai kegiatan, termasuk Karnaval Hari Santri Lintas Iman yang diikuti sekitar 10 ribu peserta, bersih-bersih rumah ibadah, lomba santri berprestasi, dan bazar UMKM.
Ketua Panitia, Akhsan Muhyiddin, mengatakan rangkaian kegiatan berlangsung sejak 14 Oktober hingga pertengahan November 2026.
“Hari Santri menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan,” katanya. (Adv)
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar































