KABUPATEN SEMARANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Semarang bersama DPRD setempat segera membahas pemberian bonus terhadap atlet berprestasi pada kompetisi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah 2026.
Selama kompetisi berlangsung, kontingen Semarang menempati peringkat 10 dan berhasil memboyong 89 medali, terdiri 25 emas, 30 perak, dan 34 perunggu dari 36 cabang olahraga yang diikuti.
Ketua DPRD Semarang, Bondan Marutohening, mengungkapkan dewan bersama pemerintah segera membahas besaran bonus yang akan diserahkan kepada para atlet berprestasi yang bertanding di Porprov Jateng 2026.
Bonus akan diberikan kepada atlet, tim pelatih hingga official. Mekanisme besaran bonus rencananya akan fokus pada kesetaraan jumlah bonus yang diserahkan antara wilayah Kabupaten Semarang dengan wilayah sekitarnya, seperti Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Boyolali, Kota Salatiga, hingga Kabupaten Temanggung.
“Artinya ada semacam kesepakatan antara kepala daerah satu dengan yang lainnya untuk menentukan besaran bonus ini, tapi syaratnya satu harus yang wajar besar bonus yang diberikan kepada atlet yang sudah meraih prestasi di Porprov Jateng XVII 2026 ini,” kata Bondan pada Senin, 2 November 2026.
Menurut Bondan, kesetaraan jumlah bonus tersebut untuk mencegah dan mengurangi potensi perpindahan atlet ke daerah lain. Apabila skema tersebut dijalankan, ia berharap ekosistem olahraga di Jateng menjadi jauh lebih sehat.
“Banyak kan kasusnya, atlet daerah satu pindah ke daerah lainnya karena di sana bonus lebih besar dari pada daerah asal atlet itu. Nah, potensi ini bisa dikurangi dengan cara kesetaraan besaran bonus yang diberikan antara daerah satu dengan lainnya,” bebernya.
Sementara itu bonus atlet akan dianggarkan pada tahun 2027. Sedangkan besarannya akan disesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Besaran bonus itu tetap akan kita anggarkan di tahun anggaran 2027 dan soal besarannya berapa kami akan tetap melihat kemampuan keuangan daerah kita. Kita juga harus tetap melihat perjuangan serta kerja keras atlet dan seluruh tim official untuk mempersiapkan diri mereka untuk bisa memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Semarang,” bebernya.
Pihaknya menyebut belum bisa memastikan kisaran besaran bonus tersebut, tetapi ia berharap bonus yang diterima layak.
“Untuk angka atau estimasi besarannya berapa belum ketemu angkanya sampai sekarang, tapi kita mendukung adanya keseteraan bonus,” ucapnya.
Sebagai informasi, pada Porprov Jateng XVI 2023 peraih medali emas mendapat bonus Rp25 juta. Jumlah tersebut turun dari Porprov XV 2018 yang bonus peraih medali emas mencapai Rp40 juta.
Terlepas dari persoalan besaran bonus, DPRD Kabupaten Semarang menganggap pelaksanaan Porprov Jateng di Kabupaten Semarang sudah baik sebagai salah satu tuan rumah.
“Ya meski ada evaluasi-evaluasi dan perbaikan kedepannya, tapi sejauh ini sudah baik pelaksanaannya. Evaluasi kami tekankan pada sarana dan prasarana (sarpras) kita yang harus kita lengkapi lagi, lalu dari segi SDM juga harus ditingkatkan agar kesiapan sebagai tuan rumah di ajang olahraga bisa jauh lebih siap lagi kedepan,” kata Bondan.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Ulfa
































