JEPARA, Lingkarjateng.id – Tim atlet petanque Kabupaten Jepara sukses mengamankan empat medali Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII 2026, terdiri satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
Empat medali tersebut diraih dari sejumlah nomor pertandingan yang berlangsung di kawasan Gunungpati, Kabupaten Semarang pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Medali emas diraih pasangan Okta Rivaldo dan Bayu pada nomor double man. Sementara medali perak disumbangkan Khoirul Arin Ma’arif dari nomor shooting man.
Adapun dua medali perunggu diraih Yolanda Nafila Fahlu Reza pada nomor single woman dan Okta Rivaldo Putra pada nomor single man.
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga petanque di Jepara. Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) sekaligus Ketua DPRD Jepara , Agus Sutisna, mengapresiasi perjuangan para atlet yang mempersembahkan penampilan terbaik di tengah ketatnya persaingan tingkat provinsi.
Agus menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa pembinaan petanque di Jepara memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan atlet menembus podium merupakan hasil dari persiapan, kerja keras, dan komitmen selama menjalani latihan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan kontingen FOPI Jepara.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan masyarakat Jepara. Para atlet sudah menunjukkan perjuangan terbaiknya dengan membawa pulang satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh atlet dan tim yang telah bekerja keras,” ungkap Agus.
Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Hasil Porprov harus menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kekuatan sekaligus kekurangan yang masih perlu diperbaiki.
Menurutnya, pembinaan olahraga tidak boleh hanya berorientasi pada hasil pertandingan sesaat. Regenerasi atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta kesinambungan program latihan menjadi faktor penting untuk menjaga prestasi dalam jangka panjang.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk melangkah lebih jauh. Kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Atlet yang sudah meraih medali harus terus meningkatkan kemampuannya, sementara yang belum berhasil juga harus tetap semangat karena masih ada kesempatan untuk berkembang,” tegasnya.
Pihaknya berharap FOPI Jepara semakin serius memperkuat pembinaan dengan menjaring atlet-atlet muda potensial. Dengan dukungan dan pola pembinaan yang lebih terarah, ia optimistis petanque Jepara dapat meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa































