JEPARA, Lingkarjateng.id – Puluhan Alumni Purna Praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Angkatan 11 (Pam11ngkas) se-Jawa Tengah menggelar reuni di Kabupaten Jepara, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Reuni dua tahunan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus menjaga kekompakan setelah para alumni menjalani pengabdian di berbagai daerah.
Mengusung tema “Merajut Kenangan Membangun Keteladanan”, rangkaian kegiatan reuni diawali dengan fun football di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Wonogiri, Mawan Tri Hananto, yang hadir sebagai peserta reuni, mengatakan pertemuan tersebut telah menjadi agenda rutin sejak para alumni menyelesaikan pendidikan pada 2003. Reuni digelar setiap dua tahun sekali dengan lokasi penyelenggaraan bergiliran di sejumlah karesidenan di Jawa Tengah.
“Jadi kita punya agenda dua tahunan untuk mengadakan pertemuan. Reuni ini dilakukan secara bergiliran di setiap karesidenan di wilayah Jawa Tengah. Setelah Jepara, nanti dua tahun lagi pada 2028 akan diadakan di Karesidenan Solo,” terangnya.
Menurut Mawan, reuni bukan sekadar kesempatan bernostalgia mengenang masa pendidikan di STPDN, tetapi juga menjadi sarana menjaga hubungan kekeluargaan dan berbagi pengalaman kedinasan. Terlebih, para alumni kini telah tersebar di berbagai wilayah dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Semakin lama usia juga bertambah, maka penting sekali melaksanakan kegiatan silaturahmi untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, serta saling berbagi informasi,” tambahnya.
Marwan menilai, kegiatan berskala regional ini juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menambahkan, selain melepas rindu dengan rekan-rekan seperjuangan, reuni tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat potensi daerah tuan rumah. Para alumni dapat saling belajar mengenai perkembangan dan keunggulan masing-masing daerah.
“Selain melepas kangen, kita juga ingin mengenal potensi-potensi yang ada di Jepara. Dari sini kita bisa saling belajar atau semacam studi banding antardaerah, seperti melihat langsung kemegahan Stadion GBK Jepara dan produk-produk unggulan lokal seperti ukiran khas Jepara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara, Budhi Sulistyawan, selaku tuan rumah penyelenggaraan reuni, menyambut baik kehadiran para alumni Pam11ngkas dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Menurutnya, reuni tersebut menjadi momentum untuk mempererat jejaring persaudaraan sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Jepara kepada para peserta. Ia berharap kunjungan para alumni tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesan positif terhadap Jepara.
“Kami senang Jepara dipercaya menjadi tuan rumah reuni Pam11ngkas tahun ini. Selain mempererat silaturahmi, momentum ini juga menjadi kesempatan memperkenalkan potensi Jepara, mulai dari pariwisata, budaya, hingga produk unggulan daerah. Harapannya, kebersamaan ini terus terjaga dan hubungan antardaerah semakin kuat,” ungkap Budhi.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Muslichul Basid
































