JEPARA, Lingkarjateng.id – Pantai Tirto Samudra Bandengan menjadi destinasi wisata paling banyak dikunjungi di Kabupaten Jepara. Hingga September 2026 atau triwulan III, jumlah kunjungan ke pantai tersebut mencapai 189.637 orang.
Capaian itu menempatkan Pantai Bandengan di posisi teratas dari objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, mengungguli Pantai Kartini yang mencatatkan 123.677 kunjungan dalam periode yang sama.
Kepala Disparbud Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, S. Kendar Praptomo mengatakan Pantai Bandengan masih menjadi destinasi favorit wisatawan.
Sementara untuk objek wisata yang dikelola desa, Pantai Teluk Awur menjadi salah satu destinasi yang diminati.
“Untuk destinasi wisata milik Pemkab Jepara, yang masih menjadi favorit adalah Pantai Tirto Samudra Bandengan. Setelah itu Pantai Kartini. Kalau yang dikelola desa, salah satu favoritnya adalah Pantai Teluk Awur,” ujarnya, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Dia menjelaskan, data kunjungan tersebut merupakan akumulasi hingga September atau triwulan III. Sementara jumlah kunjungan selama Oktober masih dalam proses penghitungan sehingga belum masuk dalam rekapitulasi terbaru.
Di sisi lain, ia menyebut Disparbud Jepara juga terus mengoptimalkan pendapatan dari sektor pariwisata. Tahun ini, Disparbud Jepara menargetkan pendapatan sebesar Rp8,5 miliar.
“Tahun kemarin target pendapatan sektor pariwisata ditetapkan sebesar Rp6,2 miliar, dengan realisasi mencapai Rp5,49 miliar. Tahun ini targetnya Rp8,5 miliar dan realisasinya telah mencapai sekitar 55 persen atau setara Rp4,7 miliar. Capaian ini masih terus kami kejar hingga akhir tahun agar target pendapatan dapat terpenuhi,” jelasnya.
Untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mendukung transparansi pengelolaan pendapatan, Disparbud Jepara juga menerapkan sistem tiket elektronik atau e-ticketing di sejumlah objek wisata.
Penerapan sistem tersebut mencakup Pantai Bandengan, Pantai Kartini, Kura-Kura Ocean Park (KOP), Pulau Panjang, Benteng Portugis, serta Museum Kartini.
“Melalui digitalisasi tiket, kami berharap pengelolaan kunjungan wisatawan semakin tertib dan pencatatan pendapatan dari masing-masing objek wisata dapat dilakukan lebih optimal. Sehingga potensi sektor pariwisata Jepara terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Sekar































