Semarang (lingkarjateng.id) – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang semakin menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Bahkan terlihat diarea terdampak semakin luas, asap kebakaran mulai menyebar ke sejumlah wilayah permukiman.
Sebagai langkah untuk mempercepat proses pemadaman, Pemkot Semarang kini membuka opsi operasi modifikasi cuaca (OMC).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto mengatakan, opsi tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Pemkot akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk melihat kemungkinan dukungan pelaksanaan OMC.
Namun, langkah tersebut tidak bisa dilakukan secara cepat karena membutuhkan koordinasi lintas instansi, anggaran besar, serta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Tidak menutup kemungkinan kami akan berkoordinasi dengan provinsi. Siapa tahu bisa ada dukungan OMC. Itu kan membutuhkan proses maupun biaya yang tidak sedikit, harus ada dukungan dari BNPB,” katanya, Kamis (1/10).
Sementara itu, dampak kebakaran mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Asap terpantau masuk ke Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, serta Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan, dan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat.
Kondisi tersebut membuat penanganan dampak asap terhadap kesehatan warga ikut menjadi perhatian.
Endro mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Semarang telah meminta jajaran lurah, terutama di wilayah yang terdampak asap, untuk segera merespons apabila terdapat warga yang mengalami keluhan sesak napas.
“Untuk Dinas Kesehatan sendiri sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran lurah, terutama di area sini. Apabila ada keluhan sesak napas, bisa segera memeriksakan ke puskesmas terdekat. Mobil Dinas Kesehatan, ambulans sendiri pun standby di lokasi ini,” ujarnya.
Tim kesehatan, lanjutnya, kini memprioritaskan penanganan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap, terutama risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Memang khusus untuk dampak dari asap, ISPA-nya. Itu yang jadi prioritas dari tim kesehatan,” katanya. (Lingkar Network/Syahril)***
Editor : Adi Arfian






























