JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 45,885 ton kepada 9.177 nelayan yang tengah menghadapi masa paceklik.
Bantuan tersebut diserahkan Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Sujatmiko di Ruang Rapat R.M.P. Sosrokartono Setda Jepara, pada Selasa, 4 Maret 2025.
“Ini wujud perhatian Pak Bupati Witoarso Utomo dan Wakil Bupati Gus Hajar kepada para nelayan, karena sejak musim baratan menghadapi masa paceklik,” kata Edy Sujatmiko.
Edy berharap bantuan tersebut dapat menunjang perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan di Jepara.
“Masing-masing KK nelayan mendapat bantuan sebanyak 5 kilogram. Saya sampaikan terima kasih kepada perangkat daerah yang telah mengusahakan realisasi bantuan ini, serta PLTU Tanjung Jati B yang ikut memberi bantuan bersumber dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR),” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Jepara, Ferry Yudha Adhi Dharma Raharjo, mengungkapkan bahwa selain dari pemerintah, sebagian bantuan itu memang bersumber dari CSR PLTU Tanjung Jati B.
“Dari beras cadangan pangan pemerintah 30 ton dan 16 ton dari CSR PLTU Tanjung Jati B,” ungkapnya.
Setelah penyerahan simbolis ini, kata Ferry, selanjutnya akan dilakukan distribusi ke seluruh nelayan yang akan dibantu Baznas Kabupaten Jepara. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Lingkarjateng.id)






























