SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh meminta agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara objektif, terbuka, dan akuntabel.
Menurut dia, SPMB selalu menjadi perhatian masyarakat setiap tahun.
Mengingat keterbatasan daya tampung sekolah negeri, ia meminta agar pelaksanaan SPMB harus benar-benar diawasi.
“Karena jumlah kursi sekolah negeri masih terbatas, maka proses seleksi harus berjalan adil dan profesional tanpa intervensi maupun praktik titipan,” tegasnya, Jumat 22 Mei 2026.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk memastikan seluruh informasi baik jadwal hingga hasil seleksi diumumkan secara terbuka. Dirinya pun meminta agar tidak ada praktik intervensi dan titipan.
“Semua pihak harus menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tidak ada praktik yang merugikan masyarakat maupun calon siswa,” tegasnya.
Masyarakat juga ia imbau agar memahami mekanisme SPMB dengan baik, dan tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar































