SEMARANG, Lingkarjateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pemerintah memperkuat mitigasi dan membuat program jangka panjang dalam menghadapi kemarau.
Menurut Saleh kesiapsiagaan sejak dini diperlukan mengingat prediksi kemarau tahun 2026 berlangsung lebih panjang sekitar empat hingga lima bulan.
“Mitigasi harus dipersiapkan dari sekarang agar dampak kemarau panjang tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar di masyarakat,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Saleh menyebut pemerintah perlu memetakan daerah rawan kekeringan agar bisa diantisipasi karena dampaknya dapat dirasakan pada sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat secara umum.
“Kami mendorong Pemprov Jateng dan pemerintah daerah memperkuat kesiapan distribusi air bersih bagi masyarakat apabila terjadi krisis air di wilayah terdampak kekeringan,” kata Saleh.
Selain langkah darurat, Saleh menilai pemerintah perlu memperkuat program jangka panjang. Pembangunan embung, revitalisasi saluran irigasi, hingga penghijauan kawasan resapan air.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network






























