KENDAL, Lingkarjateng.id – Kapolres Kendal AKBP Feria Kurniawan menyatakan akan menindak tegas para pelaku aksi tawuran yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan, dalam seminggu ini sudah ada dua video aksi tawuran yang viral di media sosial. Aksi dalam video itu dilakukan oleh segerombolan pemuda di dua tempat berbeda, yakni di jalan tembus Kecamatan Patebon, Kendal dan jalan Raya Pantura Desa Gondang, Kecamatan Cepiring,
Kapolres Kendal mengatakan, pihak kepolisian akan melakukan tindakan penegakan hukum bagi para pelaku aksi tawuran yang terbukti bersalah.
“Tetap dilakukan penegakan hukum,” jawab AKBP Feria Kurniawan saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu, 5 Oktober 2023.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi, pihaknya terus menggencarkan patroli dan memberdayakan masyarakat serta sekolah-sekolah untuk melakukan pencegahan.
Seperti yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Oktober 2023, Polres Kendal yang dipimpin Kabag Ops Polres Kendal AKP Abdullah Umar melakukan patroli dan razia ke sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Kendal.
AKP Abdullah Umar menjelaskan, pihaknya terus menggencarkan patroli dan razia senjata tajam kepada para pelajar agar dapat mencegah aksi tawuran yang seringkali dilakukan.
“Ada beberapa sekolah yang rawan melakukan aksi tawuran. Di sekolah tersebut kami melakukan razia pemeriksaan barang bawaan. Kami juga akan melakukan tindakan tegas kepada siswa yang menjurus ke tindak pidana supaya ada efek jera,” tegas AKP Abdullah Umar.
Dia menerangkan, selain patroli dari kepolisian, peran dari guru-guru sekolah juga sangat penting dalam mengawasi gerak-gerik anak didiknya untuk tidak melakukan aksi anarkis.
“Kami juga melakukan patroli ketika mereka keluar dari sekolah, kalau masih di dalam sekolah itu merupakan kewenangan pihak sekolah, tapi kalau sudah keluar sudah kewenangan kami untuk mengawasi mereka,” ujarnya.
Dirinya berharap para orang tua dan guru sekolah terus melakukan pengawasan terhadap perilaku anak saat di luar rumah.
“Karena kita ketahui posisi anak pelajar masih sangat memerlukan bimbingan dan pengawasan, sehingga kita dapat bekerja sama dalam menciptakan situasi di Kabupaten Kendal yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Lingkarjateng.id)






























