PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, berkomitmen memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui dorongan kebijakan dan penguatan anggaran daerah. Upaya tersebut dilakukan agar pengabdian para pendidik mendapat dukungan yang lebih layak dari pemerintah.
Komitmen itu disampaikan Sukirman saat menghadiri puncak HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Pekalongan di Lapangan Belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 10 Oktober 2026.
“Ini memang Bapak Ibu, saya semenjak jadi DPRD sampai sekarang problem kesejahteraan bagi para guru ini memang masih di bawah standar. Insyaallah akan kita terus dorong supaya undang-undang pendidikan dasar menengah sampai ke tingkat bawah ini segera bisa terwujud dan kemudian bisa tereksekusi, bisa kemudian menjadi mandat bagi pemerintah untuk kemudian menyiapkan anggaran yang cukup, khususnya kesejahteraan,” katanya.
Sukirman mengatakan, pihaknya berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah agar pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Doakan agar senantiasa diberikan kelancaran dan kemudahan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah, tentu saja agar kita bisa membangun secara fisik, juga bisa memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang baik, termasuk tentu saja, kesejahteraan bagi para guru PAUD. Ini selalu ada dalam benak pikiran kita, selalu ada dalam benak cita-cita kita,” ujarnya.
Ia menegaskan, guru PAUD memiliki peran penting dalam membangun karakter dan menjadi fondasi pendidikan anak. Oleh karena itu, ia berharap kesejahteraan pendidik dapat menjadi prioritas seiring peningkatan kemampuan keuangan daerah.
“Kita pasti akan memprioritaskan ibu-ibu sekalian atas jasa jerih payahnya, atas keikhlasannya, atas kemudian pengorbanannya mendidik anak-anak bangsa kita dari mulai usia dini sampai kemudian menjadi bekal atau pondasi untuk pendidikan-pendidikan selanjutnya. Tentu kita berharap ini akan segera terealisasi, akan segera kita wujudkan bersama-sama,” tuturnya.
Sukirman juga menyebut HIMPAUDI sebagai wadah bagi para pendidik untuk memperkuat solidaritas dan menyampaikan aspirasi. Di Kabupaten Pekalongan, terdapat lebih dari 500 lembaga PAUD dengan sekitar 1.400 guru.
“Kita tidak sendiri, kita akan selalu bergandengan tangan melalui HIMPAUDI ini,” katanya.
Peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan Guru PAUD”. Acara tersebut diisi dengan jalan sehat, senam bersama, pentas seni, bazar UMKM, lomba menari, dan pembagian doorprize.
Jurnalis: Fahri Alakbar
Editor: Muslichul Basid































