PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong pengembangan atlet padel melalui pembinaan yang konsisten dan kolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta cabang olahraga terkait. Upaya ini diharapkan dapat mengembangkan potensi atlet lokal sekaligus membuka peluang prestasi di berbagai kejuaraan.
Wali Kota Pekalongan A. Afzan Arslan Djunaid atau Aaf menyampaikan hal tersebut saat pembukaan Grand Keisha Padel Court di kawasan Medono, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Ia juga menyambut positif rencana penyelenggaraan turnamen padel berskala nasional di Kota Pekalongan.
“Dengan demikian, pengembangan olahraga diharapkan turut membuka peluang bagi sektor kuliner dan batik untuk ikut berkembang,” jelas Aaf.
Owner Grand Keisha Padel Court, M. Andy Arslan Djunaid, merencanakan turnamen pada 2027 yang mendatangkan pemain dari berbagai daerah dengan total hadiah Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
“Supaya menggemparkan seluruh Indonesia. Kalau itu bisa terjadi, seluruh pemain padel bisa datang ke Pekalongan. Kalau semuanya datang ramai-ramai, kuliner bisa ramai, batik bisa ramai, dan Pekalongan lebih dikenal,” ujarnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar






























