• Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kontak & Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Jumat, Oktober 2, 2026
Lingkar Jateng
  • HOME
  • BERITA UTAMA
    Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (kelima kiri), secara simbolis ikut melepas ekspor perdana produk baja ringan produksi PT Auri Steel Metalindo di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Jumat, 2 Oktober 2026. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Produk Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Bupati: Bukti Produk Lokal Bisa Bersaing di Pasar Global

    Ratusan buruh yang tergabung dalam ABJAT saat berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Desak Upah 2027 Naik 10 Persen

    ILUSTRASI: Uang pecahan Rp100 ribu. (Canva)

    Pemerintah Akan Salurkan BSU 2026, Ini Cara Ceknya

    Bus Trans Jateng hendak mengangkut penumpang. (Antara/Lingkarjateng.id)

    Warga Blora dan Rembang Harus Sabar, Trans Jateng Rute Banglor Baru Bisa Terealisasi 2045

    Penyaluran bantuan air bersih kepada warga Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada Selasa, 29 September 2026. (Fahtur Rohman/Lingkarjateng.id)

    Sumber Air Sumur di Plumbungan Pati Berubah Asin Sejak Dilanda Kekeringan

    Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman. (dok for Lingkarjateng.id)

    Viral Jalan Cor Masih Basah di Watusalam Diterobos, Pemkab Pekalongan Telusuri Pelaku

    Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Siltap Perangkat Desa Belum Terpenuhi, Pemkab Kendal Siapkan Sejumlah Skenario Penyelesaian

    Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak PPPK paruh waktu saat apel luar biasa, Senin, 28 September 2026. (Promkompim Setda Salatiga/Lingkarjateng.id)

    896 PPPK Paruh Waktu Salatiga Terima SK Perpanjangan Kontrak hingga September 2027

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama siswa sekolah saat mengecek penanganan kasus keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang pada Senin, 28 September 2026. (dok for Lingkarjateng.id)

    Wapres Gibran Cek Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Batang, Minta Investigasi Tuntas dan Transparan

  • POLITIK
    Wakil Ketua (Waka) DPRD Kabupaten Jepara, Pratikno. (Tomi Budianto/Lingkarjateng.id)

    Hari Batik Nasional, Waka DPRD Jepara Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Indonesia

    Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh. (Lingkarjateng.id)

    Bahlil Rangkap Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Mohammad Saleh: Mudahkan Koordinasi

    Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan apresiasi terhadap Kontingen Kudus yang berprestasi di MTQ Nasional 2026 di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat, 2 Oktober 2026. (Nisa Hafizhotus Syarifa/Lingkarjateng.id)

    Harumkan Nama Kota Santri, Pemkab Kudus Beri Apresiasi 6 Peraih Juara MTQ Nasional

    Kantor BPPKAD Blora. (Eko Wicaksono/Lingkarjateng.id)

    Blora Kejar Kekurangan Penerimaan PBB-P2 Rp2 Miliar Tahun 2026

    Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyerahkan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Jamzuli, nelayan asal Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Jumat, 2 Oktober 2026. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Bupati Kendal Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta ke Ahli Waris Nelayan Patebon

    Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, mengunjungi salah satu stand dalam Opening Ceremony Kreakota dan Fashion Show Batik di Jl. Diponegoro 1, Eks Rumah Dinas Bakorwil Pekalongan, Kota Pekalongan, Kamis malam, 1 Oktober 2026. (Humas Pemkab Pekalongan/Lingkarjateng.id)

    Plt Bupati Sukirman Apresiasi Kreakota Festival 2026, Jadi Ruang Perluasan Pasar Batik Pekalongan

  • JATENG HARI INI
    Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh. (Lingkarjateng.id)

    Bahlil Rangkap Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Mohammad Saleh: Mudahkan Koordinasi

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dalam kegiatan Sharia Economic Leaders Forum (SELF) Jateng 2026 di Padma Hotel Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Pemprov Jateng Siapkan Ekosistem Industri Halal, Bidik Investor dari Luar Daerah

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir di tengah masyarakat dalam gelaran nobar Timnas Indonesia di halaman Kantor Gubernur Jateng, Kamis, 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Disambut Antusias, Ahmad Luthfi: Masyarakat Senang

    Ratusan buruh yang tergabung dalam ABJAT saat berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Desak Upah 2027 Naik 10 Persen

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Panen Raya Jagung di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Sukoharjo, Kamis, 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Gubernur Ahmad Luthfi: Jateng Lumbung Pangan Nasional, Tidak Hanya Padi Tapi Juga Jagung

    Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya saat membuka Workshop Rembuk Komunikasi Publik Nasional di Monumen Pers Nasional, Kota Solo. Foto : Dok.Komdigi for Lingkar

    Gelar Workshop Nasional, Komdigi Dorong Transformasi Komunikasi Publik Berbasis AI

    Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah sekaligus anggota Banggar, Muhammad Afif. (dok. for Lingkarjateng.id)

    Kejar Target Anggaran, Banggar DPRD Jateng Minta Pemprov Genjot Penerimaan PKB

    Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berfoto dengan para anggota Satlinmas Jateng dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu, 30 September 2026. (Humas Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Punya 243.543 Personel Satlinmas, Jateng Raih Penghargaan Keanggotaan Aslinmas Terbanyak se-Indonesia

    Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat membuka Sosialisasi Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi di Gedung C Merah Putih Lantai 10, Kompleks Kantor Pemprov Jateng, Kota Semarang, Rabu, 30 September 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Wujudkan Pemerintahan Bersih, Gubernur Jateng Minta ASN Berintegritas Jauhi Korupsi

  • REGIONAL
    • Semarang Hari Ini
    • Kendal Hari Ini
    • Jepara Hari Ini
    • Pati Hari Ini
    • Kudus Hari Ini
    • Rembang Hari Ini
    • Blora Hari Ini
    • Demak Hari Ini
    • Grobogan Hari Ini
    • Batang Hari Ini
    • Salatiga Hari Ini
    • Pekalongan Hari Ini
No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA UTAMA
    Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (kelima kiri), secara simbolis ikut melepas ekspor perdana produk baja ringan produksi PT Auri Steel Metalindo di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Jumat, 2 Oktober 2026. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Produk Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Bupati: Bukti Produk Lokal Bisa Bersaing di Pasar Global

    Ratusan buruh yang tergabung dalam ABJAT saat berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Desak Upah 2027 Naik 10 Persen

    ILUSTRASI: Uang pecahan Rp100 ribu. (Canva)

    Pemerintah Akan Salurkan BSU 2026, Ini Cara Ceknya

    Bus Trans Jateng hendak mengangkut penumpang. (Antara/Lingkarjateng.id)

    Warga Blora dan Rembang Harus Sabar, Trans Jateng Rute Banglor Baru Bisa Terealisasi 2045

    Penyaluran bantuan air bersih kepada warga Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada Selasa, 29 September 2026. (Fahtur Rohman/Lingkarjateng.id)

    Sumber Air Sumur di Plumbungan Pati Berubah Asin Sejak Dilanda Kekeringan

    Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman. (dok for Lingkarjateng.id)

    Viral Jalan Cor Masih Basah di Watusalam Diterobos, Pemkab Pekalongan Telusuri Pelaku

    Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Siltap Perangkat Desa Belum Terpenuhi, Pemkab Kendal Siapkan Sejumlah Skenario Penyelesaian

    Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak PPPK paruh waktu saat apel luar biasa, Senin, 28 September 2026. (Promkompim Setda Salatiga/Lingkarjateng.id)

    896 PPPK Paruh Waktu Salatiga Terima SK Perpanjangan Kontrak hingga September 2027

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama siswa sekolah saat mengecek penanganan kasus keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang pada Senin, 28 September 2026. (dok for Lingkarjateng.id)

    Wapres Gibran Cek Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Batang, Minta Investigasi Tuntas dan Transparan

  • POLITIK
    Wakil Ketua (Waka) DPRD Kabupaten Jepara, Pratikno. (Tomi Budianto/Lingkarjateng.id)

    Hari Batik Nasional, Waka DPRD Jepara Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Indonesia

    Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh. (Lingkarjateng.id)

    Bahlil Rangkap Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Mohammad Saleh: Mudahkan Koordinasi

    Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan apresiasi terhadap Kontingen Kudus yang berprestasi di MTQ Nasional 2026 di Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat, 2 Oktober 2026. (Nisa Hafizhotus Syarifa/Lingkarjateng.id)

    Harumkan Nama Kota Santri, Pemkab Kudus Beri Apresiasi 6 Peraih Juara MTQ Nasional

    Kantor BPPKAD Blora. (Eko Wicaksono/Lingkarjateng.id)

    Blora Kejar Kekurangan Penerimaan PBB-P2 Rp2 Miliar Tahun 2026

    Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyerahkan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum Jamzuli, nelayan asal Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, Jumat, 2 Oktober 2026. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)

    Bupati Kendal Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta ke Ahli Waris Nelayan Patebon

    Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, mengunjungi salah satu stand dalam Opening Ceremony Kreakota dan Fashion Show Batik di Jl. Diponegoro 1, Eks Rumah Dinas Bakorwil Pekalongan, Kota Pekalongan, Kamis malam, 1 Oktober 2026. (Humas Pemkab Pekalongan/Lingkarjateng.id)

    Plt Bupati Sukirman Apresiasi Kreakota Festival 2026, Jadi Ruang Perluasan Pasar Batik Pekalongan

  • JATENG HARI INI
    Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh. (Lingkarjateng.id)

    Bahlil Rangkap Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Mohammad Saleh: Mudahkan Koordinasi

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen dalam kegiatan Sharia Economic Leaders Forum (SELF) Jateng 2026 di Padma Hotel Semarang, Jumat, 2 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Pemprov Jateng Siapkan Ekosistem Industri Halal, Bidik Investor dari Luar Daerah

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir di tengah masyarakat dalam gelaran nobar Timnas Indonesia di halaman Kantor Gubernur Jateng, Kamis, 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Disambut Antusias, Ahmad Luthfi: Masyarakat Senang

    Ratusan buruh yang tergabung dalam ABJAT saat berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Desak Upah 2027 Naik 10 Persen

    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Panen Raya Jagung di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Sukoharjo, Kamis, 1 Oktober 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Gubernur Ahmad Luthfi: Jateng Lumbung Pangan Nasional, Tidak Hanya Padi Tapi Juga Jagung

    Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya saat membuka Workshop Rembuk Komunikasi Publik Nasional di Monumen Pers Nasional, Kota Solo. Foto : Dok.Komdigi for Lingkar

    Gelar Workshop Nasional, Komdigi Dorong Transformasi Komunikasi Publik Berbasis AI

    Anggota Komisi C DPRD Jawa Tengah sekaligus anggota Banggar, Muhammad Afif. (dok. for Lingkarjateng.id)

    Kejar Target Anggaran, Banggar DPRD Jateng Minta Pemprov Genjot Penerimaan PKB

    Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berfoto dengan para anggota Satlinmas Jateng dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu, 30 September 2026. (Humas Pemprov Jateng/Lingkarjateng.id)

    Punya 243.543 Personel Satlinmas, Jateng Raih Penghargaan Keanggotaan Aslinmas Terbanyak se-Indonesia

    Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat membuka Sosialisasi Penguatan Integritas, Budaya Antikorupsi, dan Gratifikasi di Gedung C Merah Putih Lantai 10, Kompleks Kantor Pemprov Jateng, Kota Semarang, Rabu, 30 September 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

    Wujudkan Pemerintahan Bersih, Gubernur Jateng Minta ASN Berintegritas Jauhi Korupsi

  • REGIONAL
    • Semarang Hari Ini
    • Kendal Hari Ini
    • Jepara Hari Ini
    • Pati Hari Ini
    • Kudus Hari Ini
    • Rembang Hari Ini
    • Blora Hari Ini
    • Demak Hari Ini
    • Grobogan Hari Ini
    • Batang Hari Ini
    • Salatiga Hari Ini
    • Pekalongan Hari Ini
No Result
View All Result
Lingkar Jateng
No Result
View All Result

Beranda | News

Berawal Dari Saran Teman dan Modal Terbatas, Ini Kisah Mulyono Warga Demak yang Sukses Rintis Usaha Batik

by Fian
Jumat, 02-Okt-2026
in News, Inspiratif
Pengrajin batik, Mulyono (41) saat memperlihatkan produk batiknya. Foto : Lingkar Network/Burhan

Pengrajin batik, Mulyono (41) saat memperlihatkan produk batiknya. Foto : Lingkar Network/Burhan

908
VIEWS
Bagikan di WhatsAppBagikan di Facebook

Demak (lingkarjateng.id) – Lika-liku perjalanan Mulyono (41), pengrajin batik asal Kabupaten Demak, dalam mengembangkan usaha batik tidak berlangsung singkat. Berawal jadi buruh serabutan dan terbatasnya modal, ia menekuni usaha batik dan kini mampu mengembangkannya.

Usaha yang diberi nama Batik Sari Mulyo itu berada di Jalan Raden Sahid, Kadilangu, RT 02/RW 04, Kabupaten Demak. Di tempat tersebut, Mulyono mempekerjakan sekitar 12 orang dan memproduksi berbagai jenis batik, termasuk motif khas Demak seperti Masjid Agung Demak, jambu, belimbing, dan jagung.

Sebelum menjadi pengrajin batik, Mulyono sempat bekerja serabutan, mulai dari memasang galvalum, bekerja di proyek bangunan, menjadi tukang kayu. Selain itu, ia juga pernah bekerja di sebuah apotek selama sekitar 11 tahun.

Setelah keluar bekerja di apotek, Mulyono sempat kebingungan mencari pekerjaan. Ia lalu bertemu dan cerita kepada temannya seorang pembatik dan memiliki usaha batik bernama Yanto. Tak disangka, pertemuan itu menjadi titik awal perjalanannya ikut menekuni dunia batik.

Saat ngobrol dan curhat dengan Yanto kemudian Mulyono disarankan untuk mencoba membuka usaha batik. “Terus Pak Yanto bilang gini sama saya. Saya lihat kamu cocok dan bisa membatik,” kenang Mulyono mengingat perkataan temannya tersebut.

Ikut Pelatihan Membatik

Kesempatan belajar pun datang ketika ada pelatihan membatik di Lasem sekitar awal 2020. Dia diminta Yanto untuk mengikuti pelatihan tersebut. Selama 4 hari, ia serius mempelajari dasar-dasar membatik. Mulai dari mengenal kain, malam, pewarna, hingga proses pembuatan batik.

“Nah suatu hari, sekitar tahun 2020, ada pelatihan membatik dari dinas, lokasi di Lasem. Saya diminta Pak Yanto untuk mewakili dia. Saya berangkat mengikuti pelatihan, disana saya serius belajar selama 4 hari di sana. Dulu masih covid, pelatihannya masih pakai masker,” ceritanya.

“Di sana, saya pertama kali mengenal bahan-bahan untuk batik ya disana, kayak kain, malam, pewarna dan lain sebagainya. Disana saya belajar serius sungguh sungguh pengen bisa membatik,” sambungnya.

Pelatihan tersebut membuat Mulyono semakin yakin untuk menekuni batik sebagai usaha. Namun, memulai usaha bukan perkara mudah. Keterbatasan modal menjadi kendala pertama yang harus dihadapinya.

Usai mengikuti pelatihan, Mulyono diminta Yanto membuat meja yang menjadi salah satu sarana utama dalam proses membatik. Namun, pembuatan meja tersebut membutuhkan waktu hingga sekitar enam bulan karena Mulyono tidak memiliki cukup uang untuk membeli material.

Saat itu, Mulyono masih serambi bekerja sebagai tukang galvalum untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sedikit demi sedikit ia menyisihkan uang untuk membeli material yang dibutuhkan hingga akhirnya meja tersebut selesai dibuat.

Setelah peralatan siap, persoalan modal kembali menghadang. Untuk membeli bahan baku, Mulyono terpaksa meminjam uang sekitar Rp5 juta dari iparnya. Namun, dana tersebut belum mencukupi untuk membeli seluruh kebutuhan produksi.

Melihat kondisi tersebut, Mulyono kembali dibantu oleh temannya dengan meminjamkan sejumlah bahan baku. Jika ditotal, bantuan bahan yang diberikan mencapai sekitar Rp8 juta. “Pak Yanto bilang, bawa saja. Yang penting punya kamu bisa produksi dulu,” ujar Mulyono.

Dengan modal seadanya, Mulyono pun mulai memproduksi batik. Namun, hasil produksi pertamanya belum sesuai harapan. Kualitas batik yang dihasilkan masih kurang maksimal, mulai dari hasil cap yang belum rapi hingga perpaduan warna yang belum sesuai.

Produksi pun belum langsung mendatangkan keuntungan. Bahkan, beberapa kali usaha batiknya terhenti selama satu hingga dua bulan karena keterbatasan modal dan produk sebelumnya belum terjual.

“Pertama kali produksi itu, barang hasil nya nggak laku dijual, karena saat itu memang kualitas kurang maksimal, kayak hasil cap nya ngga bisa rapi, perpaduan warnanya ngga bisa bagus. Saya juga menyadari, kok kayak gini hasilnya,” ungkapnya.

Di tengah kondisi tersebut, Mulyono tetap berusaha bertahan. Ia masih bekerja memasang galvalum dan menggarap sawah milik orang tuanya. Hasil dari pekerjaan tersebut sebagian digunakan untuk membeli kain dan bahan baku batik.

Mulyono mengaku, saat itu dirinya terus berkomunikasi dan selalu diberikan motivasi oleh temannya agar tidak berhenti belajar. Sedikit demi sedikit, ia memperbaiki kualitas produknya. Meski memproduksi hanya tiga hingga lima potong, ia kerjakan secara bertahap.

Hasil produk batiknya kemudian dititipkan untuk dipasarkan. Meski pada awalnya belum banyak pesanan, Mulyono akhirnya mulai mendapatkan kepercayaan konsumen. Pesanan pertama dalam jumlah cukup banyak datang dari Puskesmas Karangtengah.

Saat itu, Mulyono mendapat pesanan sebanyak 60 potong batik yang dikerjakan berdasarkan sampel dari temennya. Pesanan tersebut menjadi suntikan semangat bagi Mulyono untuk mengembangkan usahanya.

“Pesanan pertama itu dari Puskesmas Karangtengah, pesen 60 potong, saya kerjakan tapi dari sampelnya Pak Yanto. Saat itu saya seneng banget, tambah semangat,” ujarnya.

Butuh Modal

Setelah produk mulai diterima pasar, Mulyono memberanikan diri mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp100 juta. “Singkat cerita, saya ke bank untuk buat rekening, tujuannya untuk belanja lewat transfer. Tapi di sana saya ditawari pinjaman KUR,” ujarnya.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli bahan baku dan mengembangkan produksi. Meski sempat mengalami kendala dalam membayar angsuran karena pendapatan yang naik turun, Mulyono perlahan mampu melewatinya.

“Uang pinjaman itu tak maksimalkan buat beli bahan-bahan membatik,” katanya.

Seiring bertambahnya pesanan, ia merasa mulai membutuhkan tenaga tambahan. Mulyono awalnya meminta bantuan teman-temannya di Demak dan Jepara. Bahkan, ia rela mengantar bahan dan hasil garapan ke sejumlah tempat meski harus pulang larut malam.

“Singkat cerita, Alhamdulillah ada pesenan masuk terus. Tapi ya pusing juga, karena tadi harus kesana kemari antar garapan ya pusing juga. Jadi saya putuskan menambah karyawan,” katanya.

Menambah Pekerja

Pada akhir 2024, Mulyono mulai merekrut karyawan meski jumlahnya masih terbatas. Memasuki 2025, kebutuhan tenaga kerja semakin bertambah seiring meningkatnya pesanan. Kini, sekitar 12 karyawan, baik laki-laki maupun perempuan, membantu proses produksi Batik Sari Mulyo.

Menurut Mulyono, mengajarkan keterampilan membatik kepada orang lain bukan perkara mudah. Tidak semua orang memiliki ketekunan untuk menjalani proses tersebut. “Karena itu, saya gaji sistem harian agar para pekerjanya tetap memiliki semangat dan betah untuk bertahan menekuni batik di tempatku,” katanya.

Jika dahulu produksi hanya dilakukan ketika ada pesanan, kini Mulyono mulai rutin memproduksi batik meski tidak selalu ada pesanan. Hasil produksi tersebut disiapkan sebagai stok.

Untuk memperkenalkan produknya, Mulyono juga memanfaatkan berbagai kegiatan dan pameran. Pada awal merintis, ia bahkan beberapa kali memberikan produk untuk mendukung kegiatan sebagai bagian dari promosi.

Meski langkah tersebut sempat terasa berat karena kondisi modal yang terbatas, promosi dari berbagai kegiatan perlahan membuat produk Batik Sari Mulyo semakin dikenal. Komunitas Batik Demak juga turut menjadi salah satu ruang promosi bagi produknya.

“Tapi ya memang buat saya berat, pas waktu nggak punya modal, diminta seperti itu, mau tak tolak ya eman-eman tapi saya iya kan juga berat. Karena kendalanya minim modal itu tadi. Kemudian juga ada event pameran melalui stand pameran. Tapi tetep tak paksakan, akhirnya dari bentuk promosi seperti itu produk saya memang menjadi dikenal. Saat itu memang saya rugi, tapi untuk Dampak kedepan itu memang ada, alhamdulillah saya ya untung,” bebernya.

Selain itu, berbagai kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Demak turut memberikan kesempatan bagi Mulyono untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Mayoritas pesanan Batik Sari Mulyo masih dari lokal, kini merambah dari luar daerah mulai berdatangan.

Mulyono mempertahankan ciri khas Demak melalui sejumlah motif, seperti Masjid Agung Demak, jambu, belimbing, dan jagung. Selain motif khas daerah, ia juga memproduksi motif umum sesuai permintaan konsumen.

Untuk batik cap dengan ukuran sekitar dua meter, produknya dibanderol mulai kisaran Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per potong.

Bagi Mulyono, perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan modal bukan alasan untuk berhenti berusaha. Ia mengaku banyak belajar dari kegagalan produksi, minimnya modal, hingga sepinya pesanan.

Dukungan orang-orang di sekitarnya, terutama Yanto, juga menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya. “Kalau tidak ada teman saya, Pak Yanto, mungkin saya sudah bingung. Dia yang terus memberi semangat dan membantu ketika saya kekurangan bahan,” ungkapnya.

Kini, dari usaha yang dirintis dengan keterbatasan, Mulyono tidak hanya mampu bertahan sebagai pengrajin batik, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Usaha batiknya pun terus dikembangkan dengan harapan semakin dikenal sebagai salah satu produk batik khas Kabupaten Demak. (Lingkar Network/Burhan)***

Editor                 : Adi Arfian

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Lingkarjateng.id
Tags: Batik Sari MulyoBerita Demak Hari Inipengrajin batikusaha batik

Post Terkait

Personel Polres Demak saat mengikuti baksos donor darah di Mapolres Demak. Foto : Lingkar Network/Burhan

Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Polres Demak Gelar Baksos Kumpulkan 45 Kantong Darah

2 Oktober 2026
Bupati Demak Eisti’anah saat memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Edukasi Literasi Keuangan di Pendopo Demak, Kamis. (1/10/2026). Foto : Lingkar Network/Burhan

Bupati Demak Minta Masyarakat Bijak Gunakan Layanan Keuangan Digital

1 Oktober 2026
Sebuah alat berat diterjunkan untuk melakukan normalisasi sungai. Foto : Lingkar Network/Burhan

Belajar dari Pengalaman, Pemkab Demak Genjot Normalisasi Sungai Antisipasi Bencana Banjir

30 September 2026
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Agus Herawan. Foto : Lingkar Network/Burhan

Ketersediaan Pasokan Air di Demak Diharapkan Mampu Penuhi Kebutuhan Pertanian Memasuki MT-1

22 September 2026
Load More

BERITA TERBARU

Personel Polres Demak saat mengikuti baksos donor darah di Mapolres Demak. Foto : Lingkar Network/Burhan

Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Polres Demak Gelar Baksos Kumpulkan 45 Kantong Darah

2 Oktober 2026
Kapolres Grobogan AKBP Endhi Pratama bersama Tim SKANSA dari SMK Negeri 1 Wirosari dalam turnamen e-sport Free Fire Kapolres Grobogan Cup 2026 Season II yang digelar di Aula Jananuraga Mapolres Grobogan, Kamis (1/10/2026).Foto : Lingkar Network/Abror

Champion Free Fire Cup, Kapolres Grobogan : Bangun Kedisiplinan Pelajar Melalui Ajang E-Sport

2 Oktober 2026
Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang Indriyasari. Foto : Lingkar Network/Syahril

Tren Pariwisata Meningkat, Okupansi Hotel di Kota Semarang Tinggi

2 Oktober 2026

Berita Pilihan

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari (kelima kiri), secara simbolis ikut melepas ekspor perdana produk baja ringan produksi PT Auri Steel Metalindo di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Jumat, 2 Oktober 2026. (Anik Kustiani/Lingkarjateng.id)
Kendal Hari Ini

Produk Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Bupati: Bukti Produk Lokal Bisa Bersaing di Pasar Global

by Ulfa Puspa
2 Oktober 2026

KENDAL, Lingkarjateng.id – Produk baja ringan produksi PT Auri Steel Metalindo di Kawasan Industri Kendal (KIK) resmi menembus pasar Australia...

Read moreDetails
Ratusan buruh yang tergabung dalam ABJAT saat berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. (Rizky Syahrul Al-Fath/Lingkarjateng.id)

Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng, Desak Upah 2027 Naik 10 Persen

1 Oktober 2026
ILUSTRASI: Uang pecahan Rp100 ribu. (Canva)

Pemerintah Akan Salurkan BSU 2026, Ini Cara Ceknya

1 Oktober 2026
Lingkar Jateng

Lingkarjateng.id adalah media online yang menerbitkan berita terbaru dan teraktual di wilayah Jawa Tengah, berita yang kami terbitkan padat mendalam dan terpercaya, meliputi info wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Grobogan, Kota Salatiga, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan

Follow Us

  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2025 Lingkarjateng.id - Mendalam Terpercaya

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jateng Hari Ini
    • Kesehatan
    • Bisnis & Ekonomi
    • Wisata
    • Olahraga
    • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
    • Teknologi & Informatika
  • Regional
    • Pati Hari Ini
    • Kudus Hari Ini
    • Jepara Hari Ini
    • Rembang Hari Ini
    • Blora Hari Ini
    • Kendal Hari Ini
    • Demak Hari Ini
    • Grobogan Hari Ini
    • Semarang Hari Ini
    • Batang Hari Ini
    • Salatiga Hari Ini
    • Pekalongan Hari Ini
  • Politik & Pemerintahan
  • Artikel
  • Box Redaksi
  • Kontak & Info Iklan
  • Peta Situs

© 2025 Lingkarjateng.id - Mendalam Terpercaya