KENDAL, Lingkarjateng.id – Desa Salamsari, Kecamatan Boja menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Bupati Kendal dalam acara Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) pada Jumat, 4 September 2026.
Persoalan yang disampaikan meliputi layanan Universal Health Coverage (UHC) yang sempat terhenti, persoalan irigasi, ketahanan pangan, hingga penerangan jalan umum (PJU).
Warga juga menyampaikan kebutuhan penampungan air hujan untuk mendukung pengairan lahan, pemasangan tiang dan kabel provider WiFi, serta dana operasional bagi Ketua RT dan RW.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
Terkait layanan UHC yang sempat terhenti, Bupati menyampaikan harapan agar pelayanan tersebut dapat kembali berjalan dalam waktu dekat. Sedangkan persoalan saluran irigasi juga akan segera dicarikan solusi.
“Untuk UHC, diharapkan dapat kembali berjalan dalam waktu dekat. Persoalan saluran irigasi juga akan segera dicarikan penyelesaian,” tuturnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan desa membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat. Karena itu, kegiatan Bersatu Siaga tidak hanya menjadi agenda gotong royong membersihkan lingkungan, tetapi juga ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pada kesempatan ini, kita akan bersama-sama bergotong royong untuk membersihkan wilayah dan lingkungan masing-masing. Tentunya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, indah, rapi, dan aman,” ujarnya.
Persoalan ketahanan pangan juga menjadi perhatian di forum tersebut. Bupati mendorong Desa Salamsari untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa (PADes).
“Dikarenakan dana desa saat ini diefisiensi, terkait pembangunan Desa Salamsari saya berharap dapat meningkatkan potensi yang ada, terutama peningkatan pendapatan asli desa agar nantinya dana di desa bisa membantu pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Sementara terkait dana operasional RT dan RW, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah desa yang akan memberikan insentif. Sedangkan aspirasi mengenai PJU, penampungan air hujan, serta kebutuhan pemasangan tiang dan kabel provider WiFi akan menjadi bagian dari tindak lanjut pemerintah sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran.
Kepala Desa Salamsari Kamin mengapresiasi kehadiran Bupati Kendal beserta jajaran yang secara langsung mendengarkan keluhan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Desa Salamsari dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Kendal beserta jajaran atas kehadiran, perhatian, dan tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Kamin.
Ia berharap komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat tersebut dapat terus dilakukan sehingga berbagai persoalan di tingkat desa tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi solusi.
“Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan Desa Salamsari,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa
































