JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Jepara menggelontorkan anggaran Rp2,49 miliar untuk beasiswa perguruan tinggi. Dana disalurkan melalui program Kartu Sarjana Jepara (KSJ) kepada 830 mahasiswa.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan beasiswa KSJ merupakan upaya pemerintah memperluas kesempatan anak-anak Jepara mengenyam pendidikan tinggi.
“Hari ini telah kami salurkan Kartu Sarjana Jepara. Ini untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi anak Jepara,” ujarnya, Selasa, 1 September 2026.
Kuota penyaluran beasiswa untuk mahasiswa dibagi tiga jalur yakni 547 jalur prestasi, 253 jalur prasejahtera, dan 48 jalur tahfidz.
“Setiap mahasiswa mendapatkan bantuan Rp1,5 juta per semester. Semoga dapat membantu meringankan kebutuhan biaya kuliah selama mahasiswa menyelesaikan pendidikan,” katanya.
Program KSJ tahun ini mendapat dukungan APBD Kabupaten Jepara Rp1,641 miliar dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rp849 juta.
“Penerima bantuan tersebar di berbagai perguruan tinggi. Untuk jalur tahfidz tercatat 19 PTN/PTS, jalur prestasi tersebar di 55 PTN/PTS, sedangkan jalur prasejahtera mencakup 29 PTN/PTS,” terangnya.
Pihaknya berharap bantuan tersebut menjadi dukungan finansial serta membuka jalan agar semakin banyak anak Jepara untuk memperoleh pendidikan tinggi. (Adv)
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa































