Salatiga (lingkarjateng.id) – Berburu kuliner khas Salatiga dengan harga terjangkau? Tumpang Koyor Bu Tris di Jalan Pattimura, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, bisa menjadi salah satu pilihan.
Cukup dengan merogoh kocek mulai Rp 15.000, pembeli sudah bisa menikmati tumpang koyor dengan cita rasa khas. Hidangan ini memadukan tempe semangit, tahu, koyor atau otot sapi, serta kuah santan yang gurih.
Yang membuat sajian Tumpang Koyor Bu Tris berbeda adalah tambahan pelengkap berupa serundeng dan sawut.
Serundeng memberikan rasa gurih dari parutan kelapa berbumbu. Sedangkan sawut yang terbuat dari pepaya muda menambah tekstur dan sensasi tersendiri saat disantap.
Kuah tumpang koyor di warung ini juga dibuat dengan karakter yang lebih lembut dan tidak terlalu kuat. Konsep tersebut sengaja dipilih agar sajian dapat dinikmati lebih banyak kalangan, termasuk wisatawan dari luar Salatiga yang baru pertama kali mencicipi tumpang koyor.
Pemilik Tumpang Koyor Bu Tris, Sutrisno Supriantoro mengatakan, dirinya membuka warung tersebut karena tumpang koyor sudah melekat dengan identitas kuliner Kota Salatiga.
“Salatiga itu identik dengan tumpang koyor, tapi saya juga menambah beberapa topping untuk menambah kenikmatan seperti sawut dan serundeng,” katanya, Jumat, belum lama ini.
Tak hanya tumpang koyor, pengunjung juga dapat menambahkan lauk berupa babat iso maupun ayam goreng. Harga yang ditawarkan Tumpang Koyor Bu Tris cukup beragam, mulai Rp 15.000 hingga Rp27.000 per porsi, tergantung pilihan menu dan lauk tambahan.
“Kalau makan tumpang koyor tidak lengkap kalau tidak menambah babat iso atau ayam goreng. Karena tambahan menu ini dapat menambah kelezatan,” ujarnya.
Sutrisno mengatakan, cita rasa rumahan menjadi salah satu konsep yang dipertahankan agar tumpang koyor buatannya dapat diterima oleh pengunjung dari berbagai daerah.
“Pengunjung banyak dari luar kota juga. Karena kita sengaja menggunakan resep rumahan dan rasanya cocok untuk pengunjung luar Kota Salatiga,” terangnya.***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Redaksi































