DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Pariwisata terus mendorong kemajuan dan perkembangan desa wisata, salah satunya melalui program Temukan, Rasakan, Sensasi Desa Wisata (TERAS DESA).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan bahwa program TERAS DESA diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke masing-masing desa wisata.
Melalui program tersebut, pihaknya mengajak semua pihak, termasuk sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi masyarakat, hingga berbagai komunitas untuk berkunjung langsung ke desa-desa wisata yang ada di Kabupaten Demak.
“Dinas pariwisata sudah menyiapkan berbagai kegiatan-kegiatan seperti teras desa. Jadi kami mengajak para kepala sekolah, kepala OPD, organisasi masyarakat untuk bersama-sama mengunjungi desa wisata. Kami menyiapkan fasilitasnya, sedangkan paket wisata dibayar oleh masing-masing. Jadi setiap desa wisata ini memiliki paket wisata,” jelas Endah.
Menurutnya, dengan adanya kunjungan ke tersebut, desa wisata akan memperoleh pemasukan sehingga dapat mendukung pengembangan potensi yang dimiliki.
“Dengan adanya kunjungan tersebut, desa wisata mendapatkan in come dan Insyaallah desa wisata akan berkembang. Ini terus kita lakukan teras desa ini, agar semua desa wisata bisa dikunjungi sehingga bisa menerima tamu dari luar Kabupaten Demak,” ujarnya.
Ia menilai, pengembangan sebuah daya tarik wisata tidak dapat dilakukan secara instan, namun diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, serta masyarakat luas menjadi kunci keberhasilan pengembangan desa wisata.
“Memang untuk mengembangkan sebuah daya tarik wisata tidak mudah tanpa adanya dukungan dari seluruh stakeholder. Karena itu, kami terus membangun kolaborasi agar desa wisata di Kabupaten Demak semakin dikenal dan berkembang,” ujarnya.
Endah menambahkan, hingga saat ini, jumlah desa wisata di Kabupaten Demak bertambah menjadi 28 desa wisata setelah tujuh desa wisata baru resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Demak.
Adapun tujuh desa wisata baru yang menerima SK Bupati Demak tersebut yakni Desa Wisata Betah Walang, Desa Wisata Jeruk Gulung, Desa Wisata Tamansari, Desa Wisata Mutih Kulon, Desa Wisata Jatirejo, Desa Wisata Buko, dan Desa Wisata Kebonbatur.
Ia menjelaskan, penambahan tujuh desa wisata baru tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menargetkan pembentukan 1.000 desa wisata baru di seluruh wilayah provinsi.
“Tahun ini ada tujuh desa wisata baru yang telah ditetapkan. Jadi tidak hanya sebatas pencanangan, tetapi sudah resmi menjadi desa wisata dan siap bergabung dengan 21 desa wisata yang lebih dulu berkembang di Kabupaten Demak,” tutupnya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid
































