GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Bupati Grobogan, Setyo Hadi, memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) segera mendata seluruh sekolah yang mengalami kerusakan agar dapat diprioritaskan penanganannya.
Instruksi itu diberikan menyusul viralnya kondisi SDN Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, yang atap ruang kelasnya ambrol hingga membuat siswa menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di halaman sekolah.
“Saya prihatin atas ambrolnya atap di SD itu. Kemarin sudah saya sampaikan untuk segera diatasi,” ujar Setyo Hadi usai rapat paripurna DPRD Grobogan, baru-baru ini.
Selain meminta percepatan penanganan SDN Tanggirejo, Setyo Hadi menegaskan pentingnya pemetaan kondisi bangunan sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Grobogan.
Menurutnya, data tersebut akan menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan terhadap sekolah yang kondisinya dinilai paling mendesak.
“Saya sudah ingatkan kemarin Dinas Pendidikan agar mendata SD-SD yang kondisinya kurang baik agar segera diutamakan pembangunannya,” tegasnya.
Kasus SDN Tanggirejo sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan siswa menikmati MBG di halaman sekolah beredar luas di media sosial.
Aktivitas tersebut dilakukan karena ruang kelas tidak dapat digunakan akibat atap bangunan yang ambrol.
Seiring mencuatnya kasus tersebut, pemerintah pusat mulai melakukan penanganan terhadap bangunan sekolah.
Tahap awal revitalisasi diawali dengan pembersihan puing-puing dan pembongkaran bagian bangunan yang rusak pada akhir pekan lalu.
SDN Tanggirejo juga telah dipastikan masuk dalam program revitalisasi pemerintah pusat. Setelah proses pembersihan material selesai, pembangunan kembali akan dilakukan secara menyeluruh agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid































