Semarang (lingkarjateng.id) – Sebanyak 2.393 warga penerima manfaat dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
Penyerahan BLT tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, di Ungaran, Kabupaten Semarang.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan bahwa Dana DBHCHT yang diterima Pemkab Semarang mengalami penurunan jumlah nominal karena adanya efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
“Turunnya sampai setengahnya, tapi meskipun angkanya mengalami penurunan, BLT ini tetap kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya, Senin (27/7).
Tidak hanya BLT, dampak turunnya Dana DBHCHT ke Pemkab Semarang juga mempengaruhi jumlah penyalurannya di bidang lain, seperti pembiayaan bidang kesehatan, maupun penegakan hukum pemberantasan rokok ilegal.
“Untuk itu, kami imbau kepada masyarakat yang menerima BLT dari Dana DBHCHT ini untuk mempergunakan BLT tersebut sebaik mungkin, beli yang memang itu bermanfaat, contoh untuk membeli kebutuhan bahan pokok sehari-hari dan lain-lain yang sifatnya penting,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, bagi masyarakat penerima manfaat BLT dari Dana DBHCHT itu untuk tidak menggunakan uang tersebut untuk judi online (judol). “Kami Pemkab Semarang tegaskan, bahwa bantuan ini tidak untuk judol,” tegas Ngesti Nugraha.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang, Istichomah menjelaskan sebanyak 2.393 penerima BLT DBHCHT 2026 ini terdiri dari 1.305 orang yang merupakan buruh tani tembakau, 44 buruh pabrik rokok, 205 buruh cengkih, 794 petani cengkih.
“BLT DBHCHT juga diserahkan bagi 45 anggota masyarakat atau warga miskin lainnya yang memang diperbolehkan dengan presentase maksimal 10 persen di tiga kecamatan,” paparnya kembali.
Setiap penerima, lanjut Istichomah ini menerima Rp300 ribu per bulan selama dua bulan yang diterimakan dalam satu kali kesempatan, sehingga setiap penerima menerima langsung BLT senilai Rp600 ribu.
“Para penerima ini tersebar di 104 desa dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang. Untuk penyalurannya kami bekerjasama dengan PT Pos Indonesia yang mana penyalurannya direncanakan akan selesai Sabtu mendatang,” jelasnya Istichomah.
Istichomah mengungkapkan, penyerahan BLT DBHCHT kali ini memang berbeda dari tahun sebelumnya di 2025, dimana disebutkannya di tahun 2025 penerima manfaat menerima Rp300 ribu per bulan selama empat bulan, yang dibayarkan juga dalam dua kali penyaluran.
Di tahun ini, total anggaran BLT DBHCHT yang disalurkan ke 2.393 orang itu berjumlah Rp1.435.800.000, dan angka itu berbeda dari tahun 2025 sebelum adanya efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.***
Jurnalis : Hesty Imaniar
Editor : Redaksi































