Kab.Semarang (lingkarjateng.id) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Arifatul Choiri Fauzi meminta kepada seluruh anak-anak di Kabupaten Semarang untuk dapat menjadi anak yang kreatif dan inovatif.
“Di era saat ini sangat dibutuhkan sekali anak-anak bahkan para generasi muda yang kreatif dan inovatif, jadi tidak hanya cukup dengan hasil prestasi akademik saja,” paparnya saat dialog bersama Forum Anak Kabupaten Semarang (FAKAS) pada Senin (14/9).
Arifatul, menyebut anak-anak di era saat ini juga harus memiliki kemampuan adaptif bahkan solutif terhadap berbagai persoalan.
“Ya harus adaptif dalam menghadapi berbagai persoalan, sekaligus solutif khususnya menghadapi berbagai persoalan sosial yang muncul dihadapan mereka,” tegasnya.
Pada kesempatan itu juga, ia berharap anak-anak di wilayah Bumi Serasi untuk bisa belajar bertanggungjawab secara sosial. “Jadi kami harap anak-anak di FAKAS khususnya, bisa dan mau belajar bertanggungjawab termasuknya secara sosial mereka,” ujarnya.
“Karena saya yakin, anak-anak di FAKAS ini khususnya telah menjadi pelopor sekaligus pelapor bagi teman-teman lainnya di luar sana,” imbuhnya.
Tidak hanya soal dorongannya kepada anak-anak di Kabupaten Semarang ini untuk dapat berinovasi, namun Arifatul juga mendorong serta memperkuat kolaborasi lintas sektoral di bidang perlindungan anak, termasuknya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.
“Menurut kami di Kabupaten Semarang ini memang memiliki posisi yang sangat vital karena wilayah ini kan juga menjadi bagian pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah (Jateng),” tuturnya.
Ia menegaskan ketika daerah memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi di wilayahnya juga dapat diikuti dengan hadirnya pembangunan yang aman, inklusi, dan ramah bagi seluruh perempuan dan anak-anak.
“Kita sebagai negara harus hadir untuk memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak-anak. Jangan sampai tunggu masalah atau persoalan itu datang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FAKAS Kabupaten Semarang, Rani Aulia Rahman mengungkapkan ucapan terima kasihnya karena telah diberi ruang untuk berdialog langsung dengan Menteri PPA.
“Menurut kami, Pemkab Semarang telah memberikan fasilitas, ruang, bahkan kesempatan kepada FAKAS untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” paparnya. (Lingkar Network / Hesty Imaniar)
Editor : Adi Arfian






























