KENDAL, Lingkarjateng.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kendal menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Hibah Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2026 di aula Bakesbangpol Kendal, Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah daerah untuk memastikan pengelolaan bantuan keuangan kepada partai politik dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rapat koordinasi dipimpin Kepala Bakesbangpol dan dihadiri perwakilan partai politik penerima bantuan. Para peserta mendapatkan penjelasan terkait mekanisme penggunaan dana hibah, administrasi pertanggungjawaban, hingga penyusunan laporan penggunaan anggaran agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Kepala Bakesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, menegaskan bahwa bantuan keuangan kepada partai politik merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat serta meningkatkan kapasitas kelembagaan partai politik.
“Dana bantuan ini harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan dipertanggungjawabkan secara tertib administrasi. Karena itu, koordinasi ini penting agar seluruh partai politik memiliki pemahaman yang sama terkait aturan pengelolaan dan pelaporannya,” ujarnya.
Selain sosialisasi tentang tata kelola bantuan keuangan, Kepala Bakesbangpol juga membuka ruang diskusi bagi seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban.
“Sehingga, setiap persoalan dapat segera dicarikan solusi sesuai regulasi yang berlaku. Melalui rapat ini harapannya seluruh partai politik di Kabupaten Kendal dapat mengelola bantuan keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” harap Febi.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kendal, Ahmad Muhlisin, menyampaikan rakor tersebut memberikan pemahaman bagi partai politik dalam meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan dan pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Alhamdulillah dengan adanya rakor tersebut kami menjadi lebih paham lagi bagaimana pengelolaan dana banpol. Yang utamanya adalah untuk pendidikan kader-kader guna mendukung terciptanya demokrasi yang sehat dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga berterima kasih kepada Bakesbangpol yang terus melakukan pendampingan sehingga kapasitas pengurus partai dalam pengelolaan keuangan lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai politik di Kabupaten Kendal. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































