KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menyiapkan puluhan agenda untuk memeriahkan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal yang mengusung tema “Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari”.
Berbagai kegiatan akan digelar sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga dunia usaha.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, mengatakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal tahun ini dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bersamaan dengan itu, Pemkab Kendal juga meluncurkan logo resmi Hari Jadi yang dirancang oleh aparatur sipil negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Logo ini dibuat oleh teman-teman ASN dari Diskominfo. Desainnya terinspirasi dari logo HUT Kemerdekaan RI dan menjadi simbol semangat kita bersama dalam mewujudkan Kendal Berdikari,” ujar Agus saat konferensi pers di Ruang Ngesti Widhi Setda Kendal, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Agus, seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya dimaksudkan sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, komunitas budaya, serta sektor swasta.
“Melalui tema Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari, kami ingin mengajak seluruh masyarakat bergerak bersama membangun Kendal yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Hari jadi ini adalah milik seluruh warga Kendal,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal Juli dengan berbagai agenda, antara lain lomba literasi, Haul Akbar, ziarah ke Makam Tumenggung Bahurekso, Festival Adminduk, nonton bareng Final Piala Dunia, anjangsana kepada mantan kepala daerah, hingga sarasehan.
Salah satu agenda utama adalah Kendal Open Fair 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21–27 Juli di Stadion Utama Kebondalem. Kegiatan tersebut akan menghadirkan pameran pembangunan, bazar UMKM, Kendal Job Fair.
Kemudian Kejuaraan Karate, Pekan Kebudayaan Daerah, serta hiburan dari sejumlah artis nasional seperti Ndarboy Genk, Shaggydog, Good Morning Everyone (GME), Anggun Cantika, dan Kendal Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin serta Majelis Az-Zahir.
“Kendal Open Fair dilaksanakan selama satu minggu di kompleks Stadion Utama Kebondalem. Di sana ada pameran hasil pembangunan, UMKM, kesenian, bazar, hingga penampilan artis-artis nasional. Kami berharap kegiatan ini menjadi daya tarik masyarakat sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha lokal sehingga mampu menggerakkan perekonomian daerah,” ungkap Agus.
Agus mengatakan puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal akan digelar pada 28 Juli 2026 melalui upacara dan resepsi di Pendopo Tumenggung Bahurekso.
Ia menyebut pada kesempatan tersebut juga akan diserahkan Bupati Kendal Award 2026 kepada individu maupun kelompok yang berprestasi di bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup, ekonomi dan UMKM, pariwisata, budaya, literasi informasi, serta sosial kemanusiaan.
“Sebelumnya, pada 27 Juli akan digelar rapat paripurna istimewa DPRD, kemudian malam harinya penutupan Kendal Open Fair bersama Majelis Az-Zahir,” katanya.
Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Kendal akan berlanjut hingga Agustus dengan sejumlah agenda berskala besar, di antaranya Kejuaraan Paralayang Internasional, Fun Bike, I Love RCTI, serta Karnaval Hari Jadi Kabupaten Kendal yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 sebagai penutup seluruh rangkaian perayaan.
Agus menegaskan, meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Kendal tetap berupaya menghadirkan perayaan yang semarak melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sponsor dan media nasional.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk televisi nasional dan sponsorship. Harapannya seluruh rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kendal dapat berjalan lancar, meriah, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























