KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, meresmikan peluncuran Program Gerakan Aksi Bergizi Serentak (GABS) yang akan dilaksanakan di 278 SMP dan SMA se-Kabupaten Kendal, Kamis, 16 Juli 2026.
Peluncuran GABS dipusatkan di SMP IT Robbani Kendal dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tika didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay.
Program GABS dilaksanakan secara serentak di ratusan sekolah jenjang SMP dan SMA dengan rangkaian kegiatan berupa senam atau aktivitas fisik bersama, sarapan sehat atau makan bergizi bersama, edukasi kesehatan dan gizi remaja, serta minum tablet tambah darah.
Bupati Tika mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan remaja di Kabupaten Kendal.
Menurutnya, pembiasaan pola hidup sehat perlu dimulai sejak usia sekolah agar tercipta generasi yang sehat di masa depan.
“Gerakan Aksi Bergizi Serentak yang kita luncurkan hari ini sangat sederhana namun memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan. Gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus menjadi kebiasaan yang dilaksanakan secara konsisten di setiap sekolah,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan menjadikan GABS sebagai budaya baru di lingkungan sekolah sehingga mampu mencetak generasi Kendal yang sehat, cerdas, produktif, dan bebas stunting.
Plt Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan pelaksanaan GABS dilatarbelakangi hasil survei yang menunjukkan angka anemia pada remaja putri masih mengalami peningkatan.
Ia menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena berpotensi memengaruhi kesehatan ibu saat hamil dan meningkatkan risiko melahirkan anak stunting.
“Ini bagian dari upaya kita karena hasil survei menunjukkan jumlah remaja putri yang mengalami anemia terus meningkat. Kalau dibiarkan, saat mereka berkeluarga dan hamil nanti akan berisiko melahirkan bayi stunting. Karena itu kami mendorong mereka membiasakan sarapan sehat dan rutin mengonsumsi tablet tambah darah,” katanya.
Menurutnya, melalui pelaksanaan GABS secara berkelanjutan di sekolah, angka anemia pada remaja putri di Kabupaten Kendal diharapkan dapat ditekan sehingga mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat.
Kepala SMP IT Robbani Kendal, Bakhrul Ulum, menyatakan sekolahnya mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Selama ini, sekolah telah menjalankan program pemberian tablet tambah darah bagi siswi serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi.
“Kegiatan minum tablet tambah darah bagi remaja putri sebenarnya sudah rutin kami laksanakan. Kami juga terus memberikan edukasi kepada siswa. Tentunya kami mendukung dan berterima kasih atas adanya program Gerakan Aksi Bergizi Serentak ini karena semakin memperkuat upaya menjaga kesehatan remaja,” ujarnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid






























