PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak 19 kecamatan pada Rabu, 20 Mei 2026.
Musancab tersebut dihadiri anggota DPR RI Dede Indra Permana, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, serta jajaran pengurus DPC setempat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan, Riswadi, menegaskan bahwa pelaksanaan Musancab merupakan tindak lanjut instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang diarahkan melalui DPD PDIP Jawa Tengah.
“Hari ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan sesuai instruksi DPP dengan arahan dari DPD Partai Jawa Tengah mengadakan Musancab serentak di 19 kecamatan,” ujar Riswadi.
Dalam forum tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah membacakan rekomendasi nama-nama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) terpilih di seluruh kecamatan. Para ketua PAC yang terpilih akan mendapatkan mandat untuk menyusun kepengurusan baru dengan masa bakti lima tahun ke depan.
Proses penjaringan calon ketua PAC dilakukan melalui tahapan seleksi yang ketat. Para kader diwajibkan mengikuti tes online serta wawancara sebelum disaring oleh DPD partai.
“Di PDI Perjuangan ada mekanisme. Dalam rekrutmen Ketua PAC harus mengikuti tes online dan tes wawancara. DPC hanya menjaring, sedangkan penyaringan dilakukan DPD Partai,” jelas Riswadi.
Antusiasme kader dalam proses seleksi terbilang tinggi. Tercatat 298 kader mendaftar sebagai calon ketua PAC. Namun, hanya sekitar 110 orang yang lolos untuk mengikuti tahapan tes online dan wawancara.
“Antusias kader membludak. Satu kecamatan minimal lima peserta, bahkan paling banyak sampai 39 orang di Karangdadap. Dari Gen Z sampai senior ikut mendaftar,” katanya.
Dari ratusan peserta tersebut, hanya dipilih 19 orang ketua PAC sesuai jumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Riswadi berharap kepengurusan baru yang terbentuk mampu memperkuat soliditas partai sekaligus mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2029.
“Harapannya ketua terpilih mampu meningkatkan suara partai ke depan dengan dinamika yang ada. Targetnya ya juara lagi, kembali seperti 2019. Minimal 11 kursi, syukur-syukur bisa tambah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Perekonomian DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Nova Haratun Misbah, menyampaikan bahwa proses seleksi PAC dilakukan serentak di seluruh Jawa Tengah dengan mekanisme yang sama.
“Tes online itu untuk mengetahui wawasan kader tentang PDI Perjuangan. Dilanjutkan tes wawancara untuk menggali motivasi dan langkah mereka ke depan dalam membesarkan partai,” ujar Nova.
Ia menambahkan, Musancab menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kegiatan Musancab serentak ini mengusung tema ‘Mantap Organisasi, Solid Bergerak Raih Kemenangan 2029’.” Tambahnya.
Anggota DPR RI Dapil X Jawa Tengah dari PDI Perjuangan, Dede Indra Permana, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan kader di daerah, termasuk dalam hal pendampingan hukum maupun penyediaan fasilitas.
“Saya selalu support kegiatan rekan-rekan semua, terlebih dalam bantuan hukum,” ujar Dede.
Ia juga memastikan bahwa dukungan terhadap kader tidak hanya bersifat moral, tetapi juga menyangkut kebutuhan fasilitas penunjang kegiatan partai.
“Dukungan fasilitas juga tidak luput untuk rekan-rekan,” lanjutnya.
Dede menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh kader PDI Perjuangan tanpa membeda-bedakan, demi menjaga soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua DPC PDIP Kabupaten Pekalongan, Riswadi.
“Pak Riswadi ini kader PDI Perjuangan yang langka dan harus dirawat dengan baik,” tegasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa

































