DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Demak memperkuat koordinasi lintas instansi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 1016.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Demak, Kendarsih Iriani, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama menjelang momentum yang berpotensi menghadirkan mobilisasi massa.
“Koordinasi dan pelaporan dini menjadi kunci untuk mendeteksi serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya dalam rapat koordinasi gabungan di Gedung Grhadika Bina Praja, Selasa, 21 April 2026.
Rakor ini untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kerawanan pada Hari Buruh.
Pada kesempatan itu, Kendarsih mengingatkan agar dinamika informasi di media sosial turut menjadi perhatian bersama. Pasalnya, arus informasi yang cepat dinilai dapat memengaruhi persepsi publik dan berpotensi memicu keresahan jika tidak dikelola dengan baik.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerind) Demak, Wahyu Agus Suroso, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini telah dikoordinasikan dengan berbagai serikat pekerja.
Sebanyak 46 Pimpinan Unit Kerja (PUK) direncanakan terlibat dalam kegiatan tersebut. Aksi akan dipusatkan di kawasan Sport Center dengan konsep yang lebih kondusif.
“Kegiatan dikemas dalam bentuk senam bersama, hiburan, serta penyampaian aspirasi pekerja,” jelasnya.
Adapun aspirasi yang akan disuarakan meliputi isu ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, hingga perlindungan pekerja.
Dari sisi pengamanan, Kasat Intelkam Polres Demak, Mohammad Bisri, menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga situasi tetap terkendali.
Menurutnya, dinamika global juga turut berpengaruh terhadap kondisi daerah, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan.
“Kami akan melakukan patroli dan pengawasan, baik sebelum maupun setelah kegiatan May Day, untuk mengantisipasi potensi gangguan,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan kondisi wilayah Demak secara umum masih dalam keadaan aman dan terkendali. Namun sejumlah potensi kerawanan tetap menjadi perhatian, seperti peredaran minuman keras, kegiatan hiburan masyarakat, serta isu-isu lokal yang berkembang di media sosial.
Melalui penguatan koordinasi ini, Pemkab Demak berharap peringatan Hari Buruh dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menjadi ruang penyampaian aspirasi pekerja secara damai.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa































