Grobogan (lingkarjateng.id) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Cingkrong dan Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, terus dikebut anggota Koramil 01/Purwodadi bersama warga setempat.
Danramil 01/Purwodadi, Kapten Inf Miftachul Huda, mengatakan bahwa meskipun target waktu yang diberikan hanya satu bulan, pihaknya memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai prosedur dan standar teknis konstruksi.
“Semua proses pembangunan melalui tahapan yang sesuai prosedur, tidak ada pengerjaan yang lewat begitu saja,” kata Miftachul, Rabu (8/4).
Dia menegaskan bahwa ketelitian menjadi prioritas agar tidak terjadi kesalahan atau kegagalan struktur, mengingat jembatan tersebut akan menjadi akses penting bagi mobilitas warga dua desa.
“Kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan memastikan hasil akhir sesuai dengan tujuan yang direncanakan, baik kualitas maupun fungsionalitas,” tambahnya.
Saat ini, progres pembangunan masih berada pada tahap awal, yakni pembuatan abutment atau struktur pendukung utama jembatan.
Pondasi dalam menggunakan tiang pancang (pile) diterapkan karena kondisi tanah yang labil dan membutuhkan daya tahan beban berat.
Anggota Koramil bersama masyarakat terlihat bergotong royong di lokasi proyek, menunjukkan semangat kebersamaan untuk mewujudkan jembatan gantung Garuda tersebut.
“Jembatan Garuda tersebut diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas, perekonomian, dan kesejahteraan warga Desa Cingkrong serta Desa Kedungrejo,” lanjut Danramil Miftachul.
“Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu fasilitas vital yang dinantikan masyarakat demi mendorong kemajuan wilayah dan menunjang aktivitas harian,” tambahnya.***
Jurnalis : Ahmad Abror
Editor : Fian
































