PATI, Lingkarjateng.id – Ajakan untuk menolak kebijakan yang tidak memihak kepada rakyat cepat menyebar di media sosial.
Mengantisipasi dampak media sosial, Anggota Komisi A DPRD Pati, Karwito mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan.
“Media sosial itu cepat sekali, maka kami juga harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan,” pintanya, Senin, 16 Maret 2026.
Ia mencontohkan kasus yang pernah viral di Pati, diantaranya kenaikan pajak 250 persen yang berujung pada aksi demo 13 Agustus 2025. Kemudian bergulirnya Pansus Hak Angket, lalu kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sudewo.
“Kalau dulu kan tidak, sekarang kan luar biasa. Masalah apapun bisa sampai dengan cepat ke pemerintah cepat,” imbuhnya.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar bijak menggunakan media sosial demi menjaga nama baik daerah.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar S






























