KENDAL, Lingkarjateng.id – Senimah menjadi salah satu penerima bantuan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 tahun 2026 di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Saat dikunjungi Dandim 0715/Kendal baru-baru ini, Senimah mengaku bersyukur menerima bantuan program TMMD untuk perbaikan rumahnya.
“Kalau membangun sendiri tidak bisa karena saya tidak punya apa-apa. Terima kasih sekali untuk bapak-bapak tentara yang sudah membantu. Rumah saya tadinya papan sekarang dibangun tembok,” ujar Senimah.
Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, mengungkapkan ada lima RTLH yang menjadi sasaran fisik TMMD Reguler tahun 2026.
Saat ini pengerjaannya rata-rata sudah merambah pemasangan tembok dan sebentar lagi akan merambah ke bagian atap.
“Untuk yang rumah Ibu Senimah ini pengerjaannya sudah 75 persen. Paling lima hari lagi selesai dilaksanakan,” ungkap Dandim Kendal, Rabu 25 Februari 2026.
Dandim berharap melalui program TMMD ini penerima manfaat perbaikan RTLH dapat memiliki rumah hunian yang lebih layak dan nyaman.
“Tadi Ibu Senimah bilang biasanya atap rumahnya bocor sehingga sekarang sudah kita perbaiki dan kalau hujan tidak bocor lagi. MCK-nya juga kita perbaiki dan penghuni rumah juga lebih layak, nyaman dan sehat,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kendal, Yanuar Fatoni, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas RTLH ini juga sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kendal.
“Harapannya peningkatan kualitas RLTH ini mampu meringankan beban hidup dan menyediakan tempat tinggal yang layak untuk penerima manfaat,” terangnya.
Hingga saat ini pengerjaan RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD tersebut berjalan lancar dan hampir selesai.
“Alhamdulillah pengerjaannya lancar dan InsyaAllah sesuai target. Saya juga mengapresiasi para TNI dan warga Desa Gedong yang bahu membahu bergotong royong melaksanakan pengerjaan 5 RTLH tersebut. Semoga memberikan banyak manfaat bagi warga Desa Gedong,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa





























