KENDAL, Lingkarjateng.id – Pasar ikan di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang, Desa Gempolsewu, Kabupaten Kendal tampak lengang dan sepi. Tidak ada transaksi jual beli yang biasanya menjadi pemandangan sehari-hari. Ditambah kapal-kapal nelayan juga berjejeran bersandar rapi di muara TPI.
Hal ini lantaran pasokan ikan yang menurun akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi membuat para nelayan terpaksa libur melaut.
Salah seorang pedagang ikan yang biasa berjualan di area TPI Tawang, Munawaroh mengatakan, sudah enam hari ini ia terpaksa tidak berjualan lantaran tidak ada pasokan ikan dari para nelayan.
“Ini sudah sejak enam hari tidak ada ikan sama sekali. TPI kosong, nelayan libur semua. Ya memang kondisi seperti ini sudah biasa terjadi manakala cuaca ektrem nelayan tidak melaut, pasokan ikan jadi menurun,” terangnya, Kamis 15 Januari 2026.
Sementara nelayan Desa Gempolsewu, Suwardi menyampaikan, selama cuaca ekstrem ini ia dan sejumlah nelayan memang tidak melaut karena jika dipaksakan akan menyebabkan resiko bagi keselamatan mereka.
“Apalagi yang perahunya kecil ketika ada ombak sangat berbahaya. Ini sudah hampir seminggu tidak melaut. Ya karena ini memang sudah musimnya jadi kita sudah tahu, kalau pas rame kita berhemat untuk kebutuhan ketika kita tidak melaut,” kata Suwardi.
Disisi lain, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berpesan agar para nelayan dapat memantau kondisi cuaca dari BMKG sebelum melaut.
“Karena para nelayan ini berjuang di tengah tantangan ombak besar dan cuaca yang tidak menentu ya tentunya harus berhati-hati dan selelu mengecek informasi cuaca sebelum melaut,” pesan Bupati Kendal.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar S































