KUDUS, Lingkarjateng.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus memberikan pembinaan sekaligus temu mitra Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus Famny Dwi Arfana menjelaskan kegiatan yang berlangsung 9 dan 10 September 2025 itu merupakan upaya pemerintah untuk mengembangkan BUMDes di 132 desa.
Fammy menyebut setiap BUMDes memiliki gambaran lini usaha yang dikembangkan, seperti ayam petelur, peternakan kambing dan susu perah, pertanian maju dan sebagainya,
Pembinaan dan temu mitra BUMDes, kata Fammy, adalah untuk mengarahkan agar dari usaha-usaha yang dikembangkan memunculkan program yang mendukung ketahanan pangan.
Upaya Dinas PMD ini juga untuk menindaklanjuti mandat Presiden RI Prabowo Subianto agar BUMDes menjadi salah satu solusi untuk swasembada pangan di tingkat desa.
“Masih banyak yang ragu lini usaha untuk pengembangan BUMDes. Saya harap dari diskusi dan sharing ini banyak mendapat gambaran baru untuk upaya ketahanan pangan di Kudus,” katanya.
Menurutnya, BUMDes menjadi ujung tombak desa dalam mendongkrak ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Pengembangan BUMDes juga perlu didukung oleh pemerintah desa supaya badan usaha ini dapat berjalan swadaya dan mendukung ketahanan pangan.
Fammy juga meminta pemerintah desa berkolaborasi dengan BUMDes terkait pembagian kerja untuk program Koperasi Merah Putih. Keduanya harus berjalan beriringan sehingga masing-masing punya skema kerja yang jelas dan bisa mendukung swasembada pangan.
“Harus beriringan dan saling berkolaborasi, supaya BUMDes jalan, dan koperasi desa juga jalan,” ungkapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa






























