DEMAK, Lingkarjateng.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Demak selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Sayung, dua desa dilaporkan terdampak dengan ribuan kepala keluarga (KK) menghadapi genangan air di lingkungan permukiman.
Camat Sayung, Sukarman, menyampaikan bahwa banjir melanda Desa Sayung dan Desa Kalisari. Menurutnya, air mulai menggenangi rumah warga seiring hujan deras yang turun secara terus-menerus dalam beberapa hari terakhir.
“Desa yang terdampak banjir di Kecamatan Sayung yakni Desa Kalisari dan Desa Sayung,” ujar Sukarman saat dihubungi, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang berlangsung selama sekitar lima hari berturut-turut, sehingga menyebabkan air meluap dan tidak tertampung oleh saluran drainase maupun sungai di wilayah tersebut.
“Banjir terjadi karena hujan deras dengan intensitas tinggi yang sudah berlangsung sejak sekitar lima hari lalu,” jelasnya.
Ia menyampaikan dampak banjir tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air yang bervariasi. Di Desa Sayung, sekitar 800 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian genangan air mencapai 20 hingga 50 sentimeter.
Sementara itu, di Desa Kalisari, banjir merendam permukiman sekitar 600 kepala keluarga dengan ketinggian air berkisar antara 15 hingga 50 sentimeter.
“Untuk Desa Sayung kurang lebih 800 KK terdampak, dengan ketinggian genangan antara 20 sampai 50 sentimeter. Sedangkan di Desa Kalisari sekitar 600 KK, dengan ketinggian air 15 hingga 50 sentimeter,” ungkap Sukarman.
Hingga saat ini, pihak Kecamatan Sayung terus memantau perkembangan banjir dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Warga juga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang masih berpeluang terjadi.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid































