REMBANG, Lingkarjateng.id – Kebakaran hebat menghanguskan dua bangunan rumah milik Mohammad Suaib (50), warga Desa Japerejo RT 03 RW 01, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Selasa, 28 Juli 2026 malam. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp150 juta.
Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Rembang pada pukul 23.24 WIB. Tiga menit kemudian, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.55 WIB saat kobaran api masih membesar.
Petugas segera melakukan isolasi area dan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain. Setelah api berhasil dipadamkan, tim melanjutkan proses pendinginan, penyisiran titik api, serta memberikan edukasi kepada warga sebelum kembali ke posko pada pukul 02.11 WIB.
Selain menghanguskan dua bangunan rumah yang dihuni satu kepala keluarga, kebakaran juga memusnahkan perhiasan, perabot rumah tangga, dan berbagai surat-surat penting milik korban.
Dalam kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami luka pada bagian telinga akibat tertimpa genting saat berusaha menyelamatkan barang-barangnya. Seekor sapi milik korban juga mengalami luka sekitar 30 persen.
Proses pemadaman melibatkan satu unit mobil pemadam BPBD Kabupaten Rembang, satu unit pemadam Batalyon TP 888, serta dua unit mobil tangki suplai dengan total tiga ritase air. Penanganan di lapangan turut dibantu personel Koramil Pamotan, Polsek Pamotan, perangkat desa, Banser, PLN, dan warga setempat.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rembang, M. Luthfi Hakim, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik di rumah.
“Diduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan tidak menggunakan peralatan listrik yang sudah rusak atau melebihi kapasitas. Kewaspadaan menjadi langkah paling efektif untuk mencegah kebakaran,” ujar M. Luthfi Hakim.
Ia menambahkan, respon cepat petugas bersama unsur terkait berhasil mencegah api menjalar ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI, Polri, perangkat desa, Banser, PLN hingga masyarakat yang bersama-sama membantu proses pemadaman. Sinergi seperti ini sangat penting untuk meminimalkan dampak kebakaran,” pungkasnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar



































