Salatiga (lingkarjateng.id) – Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit menyatakan, peran guru semakin penting di tengah derasnya perkembangan teknologi dan pengaruh media sosial terhadap kehidupan generasi muda.
Guru tak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga harus aktif membentuk karakter dan mengawasi perilaku siswa agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, tawuran, hingga tindakan kriminal.
Menurutnya, tugas pendidik tidak sebatas menyampaikan materi pelajaran di kelas. Guru juga memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai moral dan membentuk karakter anak.
“Guru bukan sekadar profesi atau pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian. Di tangan gurulah masa depan dan pembentukan moral anak-anak Kota Salatiga dipertaruhkan,” ujar Dance, Senin, 26 Oktober 2026.
Ia mengingatkan, paparan media sosial dan perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pendampingan serta pengawasan yang memadai.
Tanpa perhatian terhadap perilaku siswa, pengaruh negatif lingkungan digital dikhawatirkan dapat mendorong kenakalan remaja, termasuk aksi kekerasan dan tawuran.
Karena itu, Dance mendorong para guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Pengawasan tersebut penting untuk mengenali potensi masalah sejak dini. “Upaya pembinaan dapat dilakukan sebelum perilaku siswa berkembang menjadi tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Selain menghadapi tantangan dalam mendidik generasi muda, Dance juga mengingatkan para pendidik agar mewaspadai tawaran pinjaman online (pinjol) ilegal.
Guru diminta berhati-hati terhadap tawaran pinjaman yang berpotensi menimbulkan persoalan keuangan. Dance menekankan, tantangan pendidikan di era digital membutuhkan kesiapan pendidik untuk terus berkembang.
“Kemampuan mengikuti perubahan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan moral dan karakter agar generasi muda Salatiga mampu menghadapi perkembangan zaman secara bijak,” tandasnya. ***
Jurnalis : Angga Rosa
Editor : Ady Arfian






























