PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali mengaktifkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang sebelumnya tidak beroperasi. Fasilitas tersebut kini difungsikan secara bertahap dan mampu mengolah sampah hingga sekitar tujuh ton per hari.
Kepala DLH Kota Pekalongan, Joko Purnomo, mengatakan pengoperasian kembali TPST menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah yang telah mendapatkan dukungan.
“Dari awal yang nonaktif, sekarang kita fungsikan sementara dengan kapasitas kecil, dan saat ini sudah bisa mencapai tujuh ton per hari. Kegiatan yang telah dibantu ini akan kita lanjutkan terus,” tutur Joko, Jumat, 23 Oktober 2026.
Joko menegaskan, DLH berkomitmen menjaga operasional fasilitas tersebut selama masih dibutuhkan. Jika terjadi kerusakan, perbaikan akan dilakukan agar TPST tetap dapat berfungsi.
“Pengoperasian fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah,” tandasnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Alakbar
Editor: Muslichul Basid





























