SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan gangguan pada situs Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Tengah yang mengalami error menjelang penutupan pendaftaran pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 15.00 WIB.
Gangguan tersebut membuat banyak orang tua kesulitan mengakses sistem pendaftaran, bahkan sebagian di antaranya dilaporkan gagal mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, membenarkan adanya kendala teknis pada sistem SPMB.
Ia menegaskan gangguan tersebut tidak berkaitan dengan praktik kecurangan dan akan segera dievaluasi.
“Saya pastikan itu bukan kecurangan. Setelah ini kita evaluasi,” kata Gus Yasin seusai rapat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Gus Yasin menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan para orang tua yang terdampak gangguan sistem tersebut.
Ia meminta masyarakat yang mengalami kendala untuk melapor agar dapat dicek lebih lanjut oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
“Kan ada itu urutan pendaftaran, disampaikan, nanti saya cek ke Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng, sudah saya minta data akhir pendaftarannya buat kejelasan mereka bagaimana. (Masih bisa mendaftar mereka berarti?) Iya,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah orang tua yang datang langsung mengadukan kesulitan mendaftar karena sistem error, namun tidak sempat menyimpan bukti pendaftaran seperti nomor urut maupun tangkapan layar.
“Maka saya sampaikan seingat njenengan (walimurid) berapa? Karena ada yang tak sempat foto, print. Jadi saya belum bisa memastikan, saya minta ingat dulu, nanti kami cek,” ujarnya.
Jurnalis: Rizky Syahrul Al-Fath
Editor: Rosyid






























