KENDAL, Lingkarjateng.id – Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII tahun 2026 yang bersumber dari Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, dikirab mengelilingi Kota Kendal pada Minggu, 25 Oktober 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Semarang.
Sebelumnya, obor tersebut tiba di Kabupaten Kendal pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026 dan bermalam di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.
Kehadiran obor tersebut menjadi bagian dari rangkaian kirab untuk menyambut pesta olahraga multievent terbesar di Jawa Tengah yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten/kota.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, secara simbolis menyerahkan obor kepada pelari untuk dikirab bersama rombongan atlet Kabupaten Kendal. Prosesi tersebut turut diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal bersama rombongan pelari, Torch Relay Provinsi Jawa Tengah, serta Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kendal.
Kirab dimulai dari Pendopo Tumenggung Bahurekso, melintasi Jalan Habiproyo, Jalan Pemuda, kawasan Kodim, dan Jalan Soekarno-Hatta, sebelum berakhir di Alun-alun Kendal. Setelah itu, obor diserahkan kepada rombongan Torch Relay Provinsi Jawa Tengah untuk dibawa menuju Kota Semarang.
Bupati Tika mengatakan bahwa singgahnya obor di Kendal merupakan bagian penting dari rangkaian penyambutan Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
“Tadi malam kita menerima obor dari Kabupaten Semarang, kemudian menginap semalam di Kendal. Pagi ini obor dibawa oleh atlet Kabupaten Kendal untuk dikirab, selanjutnya diteruskan oleh rombongan Torch Relay Provinsi Jawa Tengah dan diserahkan ke Kota Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, obor yang dikirab bukan sekadar api biasa. Api tersebut berasal dari Api Abadi Mrapen yang menjadi simbol semangat dan perjuangan dalam dunia olahraga.
“Api ini bukan sekadar lambang atau kobaran api biasa, melainkan simbol pemersatu, kobaran semangat perjuangan yang tidak pernah padam, serta representasi sportivitas tertinggi yang harus kita junjung bersama. Kedatangan obor ini harus kita sambut dengan suka cita dan komitmen bersama untuk menyukseskan gelaran Porprov,” tegasnya.
Ia berharap semangat yang dibawa melalui kirab obor tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet Kendal untuk berjuang maksimal dan mengharumkan nama Kendal dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Bupati Tika juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan atlet Kabupaten Kendal yang mulai menorehkan prestasi dalam Porprov Jawa Tengah 2026.
Menurutnya, saat ini kontingen Kendal telah mengumpulkan lima medali emas, delapan perak, dan 10 perunggu. Lima medali emas tersebut berasal dari cabang olahraga (cabor) Hapkido, hoki putra dan putri, angkat besi, serta drumband.
“Alhamdulillah, sampai hari ini Kendal sudah mendapatkan lima emas, delapan perak, dan 10 perunggu. Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang sudah berusaha memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Ia berharap, capaian tersebut menjadi modal positif bagi kontingen Kendal untuk terus bersaing dengan kabupaten/kota lainnya.
Ia berharap para atlet dapat mempertahankan performa sekaligus menambah perolehan medali pada pertandingan berikutnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kendal, Subur Isnadi, menegaskan bahwa persiapan atlet untuk menghadapi Porprov telah dilakukan melalui proses panjang, termasuk program Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab).
Menurutnya, persiapan yang matang menjadi bekal penting agar atlet mampu tampil maksimal dan bersaing memperebutkan medali.
“Kami dari KONI sudah mempersiapkan atlet tidak dalam waktu pendek. Mereka sudah melalui pelatihan Puslatkab dan berbagai persiapan lainnya. Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal,” katanya.
Subur optimis kontingen Kabupaten Kendal mampu memenuhi target masuk lima besar dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
“Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal dan kami optimis Kendal bisa masuk lima besar,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Muslichul Basid





























