SALATIGA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bersama Tim Penggerak (TP) PKK meluncurkan sekolah lansia Si Daya pada Kamis, 16 Juli 2026. Program ini sekaligus menjadi percontohan untuk menciptakan lansia sehat, mandiri, produktif, dan bahagia.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan sekolah lansia Si Daya merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup lansia agar tetap aktif di tengah masyarakat.
“Hadirnya sekolah lansia Si Daya merupakan wujud kepedulian pemerintah kota melalui TP PKK untuk menghadirkan ruang belajar, bertumbuh, dan berkarya bagi para lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia,” ujarnya saat meluncur sekolah lansia Si Daya.
Menurutnya, program Si Daya juga menjadi bukti komitmen Pemkot Salatiga dalam membangun kota yang inklusif, ramah lansia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Sebagai program percontohan, Robby berharap sekolah lansia Si Daya mampu menjadi model yang dapat diterapkan di seluruh wilayah Kota Salatiga.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan, menjelaskan bahwa sekolah Si Daya bukan sekadar nama program, melainkan wujud komitmen untuk menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi para lansia.
“Melalui sekolah lansia, kita ingin memberikan ruang bagi kader-kader lansia untuk tetap belajar, menjaga kesehatan fisik, merawat ketajaman kognitif, serta yang paling utama merasa bahagia karena memiliki ruang berkumpul yang positif,” ungkapnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa































