SALATIGA, Lingkarjateng.id – Kota Salatiga kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berhasil menembus 5 besar kota terbaik se-Indonesia dalam penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Salatiga Robby Hernawan saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin, 27 April 2026. Dengan capaian ini, Kota Salatiga semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di Indonesia.
Robby pun langsung menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Salatiga yang berhasil meraih kinerja tinggi di tingkat nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa, 28 April 2026.
Ia menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat inovasi di berbagai sektor.
“Momentum Hari Otonomi Daerah ke-XXX ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas birokrasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal bagi masyarakat,” ucapnya.
Disisi lain, berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Kota Salatiga meraih skor 3,6635 dengan status kinerja tinggi, sekaligus menempatkan diri di peringkat ke-5 dari 9 kota terbaik secara nasional. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kota Salatiga dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menegaskan, bahwa otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus diimbangi kemampuan dan integritas.
“Kewenangan tanpa kemampuan adalah angan-angan. Kewenangan tanpa integritas hanya akan melahirkan kesewenang-wenangan,” tegasnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar


































