Pekalongan (lingkarjateng.id) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang kearsipan, khususnya arsiparis di setiap perangkat daerah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan tata kelola kearsipan sekaligus mengejar predikat sangat memuaskan dalam evaluasi kearsipan pada 2027.
“Kita berharap kearsipan ke depan terus meningkat, dari sisi program-programnya, lalu indikator-indikator pencapaiannya,” ujar Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, usai Rakor Pengawasan Kearsipan Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan rakor mengusung tema Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Jawa Tengah Maju Berkelanjutan. Sukirman mengatakan, rakor tersebut memberikan informasi sekaligus evaluasi bagi Pemkab Pekalongan terkait pengelolaan kearsipan.
Menurutnya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari administrasi pemerintahan. Arsip juga menjadi sumber informasi dan bahan evaluasi yang dapat mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
“Dengan arsip kita bisa belajar, dengan arsip kita bisa memperoleh catatan-catatan penting, baik itu yang positif maupun yang kira-kira memang harus mendapatkan tekanan evaluasi. Ini penting untuk keberlanjutan Kabupaten Pekalongan dalam membangun,” jelasnya.
Karena itu, Pemkab Pekalongan akan membenahi tata kelola kearsipan dengan meningkatkan kapasitas SDM. Penguatan arsiparis menjadi salah satu perhatian karena hal tersebut masih menjadi catatan dalam evaluasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Hari ini memang kita ingin memperbaiki tata kelolanya, yaitu menumbuhkembangkan para arsiparisnya. Jadi SDM-SDM-nya,” kata Sukirman.
Ia menargetkan pembenahan tersebut dapat meningkatkan hasil evaluasi kearsipan Kabupaten Pekalongan pada tahun berikutnya.
“Ke depan kita akan dorong agar evaluasi tahun 2027 nanti mendapatkan predikat sangat memuaskan dengan memperbarui, memperbaiki soal sumber daya manusianya, khususnya arsiparis yang memang ini menjadi andalan. Dan ini ada di tiap dinas,” pungkasnya. ***
Jurnalis : Fahri Akbar
Editor : Adi Arfian
































